JawaPos.com - Sedikitnya 49 siswa SMAN 3 Nganjuk diduga keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (2/9).
Menu MBG yang dibagikan kepada para siswa terdiri dari sejumlah makanan. Di antaranya nasi goreng, ayam suwir, telur dadar, acar, dan buah semangka.
Salah seorang siswi yang menjadi korban berinisial AA, mengatakan terdapat makanan yang diduga sudah basi.
Dua jenis makanan yang menurut dia dalam kondisi basi itu adalah nasi goreng dan acar.
Baca Juga: 43 Ribu Orang Jadi Korban Keracunan, Kenapa Penyedia MBG masih Belum Ditindak seolah Kebal Hukum?
AA mengaku langsung merasakan kejanggalan ketika menyantap makanan tersebut. Menurut dia, nasi goreng dan acar yang dikonsumsi sudah terasa basi.
"Tak berselang lama, kondisi AA mulai memburuk. Dalam hitungan menit, dia merasa mual, pusing, hingga mengalami sakit perut. Keluhan serupa ternyata juga dirasakan oleh sejumlah siswa lainnya," tulis Radar Nganjuk (Jawa Pos Group), Kamis (3/9).
Puluhan siswa yang mengalami gejala tersebut kemudian langsung mendapat pertolongan.
Sebanyak 49 siswa dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis.
Para siswa tersebut mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas Nganjuk, RSUD Nganjuk, serta RS Bhayangkara Nganjuk.
Baca Juga: Update Korban Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo: Total 664 Orang, 77 masih Dirawat
Hingga berita ini ditulis, dugaan penyebab keracunan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Kondisi makanan yang dikonsumsi para siswa juga menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan tersebut.