JawaPos.com - Setelah sempat dinyatakan padam pada Jumat (21/8), api kembali menyala di sejumlah titik lereng Gunung Arjuno-Welirang, Kawasan Tahura Raden Soerjo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Hingga hari ketujuh, Selasa (25/8), petugas gabungan masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan lebih dari 146,85 hektare area.
Kepala UPT Tahura R. Soerjo, Agustiningtyas Marini menjelaskan, luas lahan terbakar 146,85 hektare merupakan data per Sabtu (22/8).
Artinya, luas lahan terdampak masih mungkin bertambah karena api belum benar-benar padam.
Baca Juga: Karhutla Gunung Arjuno-Welirang Berhasil Dipadamkan, Tak Ada Lagi Titik Api
"Dari 146,85 hektare, seluas 144,05 hektare berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sisanya 2,80 hektare berada di wilayah Kota Batu," tutur Agustiningtyas, dikutip dari Jawa Pos Radar Batu, Selasa (25/8).
Sementara itu, Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto mengatakan, pihaknya terus melakukan penanganan intensif melalui jalur darat dan jalur udara, yakni dengan helikopter water bombing.
"Pada tanggal 21 (Jumat) sebetulnya api sempat padam. Tetapi karena cuaca di Arjuno yang mudah berubah, api menyala lagi. Mulai saat itulah kita laksanakan water bombing," tutur Gatot.
Hari ini, Helikopter PK-DAP kembali melakukan operasi water bombing dalam dua sortie. Masing-masing sortie dilakukan dengan empat kali penyiraman, sehingga total air untuk pemadaman kali ini adalah 8.000 liter.
"Hingga Selasa (25/8), api masih terpantau berada di bagian bawah Puncak Ogal Agil. Helikopter PK-DAP melanjutkan operasi water bombing di dua titik yang telah ditentukan," ucap Gatot.
Baca Juga: Update Karhutla Gunung Arjuno-Welirang: Sumber Api Tinggal 1 Titik di Lapangan Kotak
Sebagai informasi, karhutla di kawasan Tahura Raden Soerio pertama kali dilaporkan pada Selasa (18/8).
Saat itu, terdeteksi tiga titik api di bagian puncak dan lapangan kotak Gunung Arjuno-Welirang.
Akibat karhutla ini, manajemen Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo menutup seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang, sejak Rabu (19/8) hingga waktu yang belum ditentukan.