← Beranda
Gempa M 3,6 Guncang Jogja hingga Sleman, Warga Kira Kendaraan Melintas
Ryandi ZahdomoJumat, 21 Agustus 2026 | 01.51 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi. (Dimas PradiptaJ/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Gempa bumi magnitudo 3,6 menggetarkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Kamis (20/8) pukul 17.20 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan titik pusat gempa berada di darat, tepatnya 11 kilometer tenggara Bantul dengan kedalaman 10 kilometer.

Secara koordinat, lokasi gempa berada di 7,94 derajat Lintang Selatan dan 110,45 derajat Bujur Timur.

Pihak BMKG menyampaikan bahwa laporan awal ini diolah secara cepat demi menyampaikan informasi sesegera mungkin kepada masyarakat.

"Data informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG melalui akun resmi X, Kamis (20/8).

Getaran Dirasakan oleh Warga Sleman

Dikutip dari Radar Jogja, guncangan gempa ini dirasakan nyata oleh sejumlah warga di wilayah Sleman, seperti kawasan Condongcatur, Depok, hingga Seyegan.

Salah seorang warga di Condongcatur, Ira Atika, mengaku kaget saat getaran terjadi ketika ia sedang berada di dalam bangunan.

"Iya kerasa banget, lantainya bergetar," ungkap Ira Atika, Kamis (20/8).

Ira menceritakan, getaran terasa cukup kencang hingga sempat membuatnya panik saat berada di lantai atas.

"Karena posisi di lantai dua saya sempat panik, hendak berlari ke lantai satu, alhamdulillah aman skalanya kecil," lanjutnya.

Rasa khawatir masih dirasakan masyarakat mengingat aktivitas gempa besar sempat melanda wilayah Indonesia lain di hari yang sama. Pada pagi harinya, gempa susulan M 5,4 terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyusul gempa utama M 7,7 yang sempat memicu peringatan potensi tsunami akibat air laut yang surut.

Sempat Dikira Lintasan Kendaraan Besar

Pengalaman serupa dirasakan oleh Erina, warga Seyegan, Sleman. Getaran gempa membuat kaca jendela rumahnya ikut bergetar.

Pada awalnya, Erina menduga getaran tersebut berasal dari kendaraan bertonase besar yang melintas di depan kediamannya.

Namun, prasangka tersebut meleset setelah ia memeriksa situasi di luar rumah.

"Dan benar, gempa," tutur Erina.

Baca Juga: Viral Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Telur 10 Butir hingga Beras 15 Kg untuk 30 KK

Ia berharap kondisi geografis di wilayah Jogja dan sekitarnya tetap kondusif tanpa adanya guncangan susulan.

"Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Aman-aman saja," harapnya.

 

EDITOR: Kuswandi