JawaPos.com - Tim aju tanggap darurat dari Garda Ksatria Airlangga, Universitas Airlangga (Unair) mulai menangani korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam sehari, tim medis berhasil melakukan empat operasi orthopedi di Rumah Sakit Ruteng.
Operasi tersebut dilakukan pada Rabu (19/8/2026) oleh tim gabungan Unair, RSUD Dr Soetomo, Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI), serta Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (Perdatin).
Baca Juga: Bawa Ambulans Hingga BBM, TNI AD Kirim Kapal Rumah Sakit ke Lokasi Terdampak Gempa NTT
Salah satu dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Orthopedi Unair, dr Albertus Maria Henry Santoso, mengatakan empat pasien yang ditangani mengalami cedera pada bagian kaki.
“Bersyukur kami bisa membantu operasi beberapa korban,” kata Albertus dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (20/8).
Menurutnya, tindakan medis yang dilakukan meliputi penanganan patah tulang, mulai dari perbaikan posisi tulang hingga pemasangan pen untuk membantu proses penyembuhan pasien.
Tim Garda Unair juga dibagi menjadi dua kelompok untuk mempercepat penanganan di lokasi bencana. Tim pertama bertugas di RSUD Ruteng, sedangkan tim kedua membantu persiapan rumah sakit lapangan di wilayah Golo Duka.
Tim aju tanggap darurat tersebut diberangkatkan ke NTT pada Senin (17/8) untuk membantu penanganan korban gempa.
Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Prof Dr dr Eighty Mardian Kurniawati, mengatakan pihaknya memang mengirimkan dokter spesialis orthopedi karena banyak korban gempa mengalami cedera tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
“Para dokter itu hanya melakukan penanganan korban yang mengalami masalah dengan tulang. Dan korban gempa itu kebanyakan memang mengalami masalah dengan tulang akibat terkena runtuhan bangunan atau lainnya,” ujar Eighty.
Dia memastikan FK Unair siap menambah tenaga dokter orthopedi apabila kebutuhan di lokasi bencana masih tinggi.
“Kalau memang dokter orthopedi masih banyak dibutuhkan untuk menangani korban, kami siap untuk mengirimkannya lagi,” tandasnya.