JawaPos.com – Upaya memadamkan kebakaran di area sabana Gunung Bromo masih terus berlangsung. Pada Sabtu (8/8), dua helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) didatangkan.
Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief mengatakan, operasi pemadaman dimulai sejak pukul 09.30.
Dua helikopter BNPB dikerahkan untuk memadamkan api di kawasan tebing yang sulit dijangkau petugas darat.
“Operasi hari ini dibantu dua unit helikopter water bombing BNPB. Nanti juga akan datang satu unit helikopter lagi dari BPBD Provinsi Jawa Timur,” katanya, sebagaimana dilansir dari Radar Bromo (Jawa Pos Group).
Baca Juga: Kebakaran Bromo Diduga Gara-Gara Api Unggun Lupa Dimatikan
Helikopter tambahan diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta ke Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Dari Malang, barulah helikopter tersebut membantu pemadaman di kawasan Gunung Bromo.
Sementara itu, hari ini pergerakan api terpantau merambat ke sisi timur, mendekati kawasan P-30 di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. menambahkan,
“Sekarang masih di wilayah Pusung Jantur, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura. Tapi makin bergerak ke timur,” ujar Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo, Jumadi.
Ia menjelaskan, petugas masih memantau intensif perkembangan kobaran api di lapangan.
Baca Juga: Karhutla Bromo Merembet ke Jemplang Malang, 127 Hektare Lahan Hangus
Pemantauan dilakukan untuk memastikan arah rambatan api, sekaligus menentukan titik yang dapat dijangkau petugas dari darat.