← Beranda
Dampaknya Langsung Dirasakan Rakyat, Aliansi Pekanbaru Dukung Presiden Prabowo Lanjutkan MBG
Sabik Aji TaufanJumat, 19 Juni 2026 | 05.15 WIB
Aksi damai di kawasan Purna MTQ, Pekanbaru, (Istimewa)

 

JawaPos.com - Aliansi Masyarakat Pekanbaru Peduli Indonesia (AMPPI) menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinaggap memberikan manfaat bagi anak-anak dan bisa membuka lapangan pekerjaan.

Dukungan ini disampaikan ribuan orang dalam aksi damai di kawasan Purna MTQ, Pekanbaru, Kamis (18/6). Massa mendukung agar pemerintah mengoptimalkan pemberantasan korupsi agar program kerakyatan berjalan maksimal.

“Hari ini kami dari AMPPI hadir untuk mendukung penuh Presiden Prabowo dalam melanjutkan Program MBG dan mendukung upaya pemberantasan korupsi. Kami meminta agar para koruptor yang selama ini merugikan dan menyengsarakan rakyat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Koordinator aksi, Yuda.

Massa menilai MBG memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Melalui program ini, pemenuhan gizi anak lebih optimal dan bisa meningkatkan perekonomian warga.

Baca Juga: BGN Buka Kemungkinan Siswa dari Desil Tinggi Berpotensi Tak Lagi Dapat MBG

Pasalnya, MBG menghadirkan lapangan pekerjaan baru melalui keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini juga mendorong terjadinya perputaran ekonomi berupa penyerapan hasil pertanian, dan bahan pangan lainnya.

“Kami berharap program ini tetap dilanjutkan pemerintah. Selain membantu pemenuhan gizi anak-anak, program ini juga membuka banyak lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta pedagang pasar,” kata peserta aksi, Imul.

Peserta lainnya, Yulianti mengaku merasakan langsung manfaat dari MBG. Dia merasa terbantu karena pengeluaran keluarga bisa dikurangi, sebab anak sudah mendapat makan di sekolah.

“Kami selaku emak-emak sangat merasakan dampak positifnya. Program ini membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mengurangi pengeluaran keluarga,” pungkasnya.

EDITOR: Sabik Aji Taufan