← Beranda
Keluar dari Hutan, Anggota OPM Kodam XV/NK Bersumpah Setia Kembali ke Pangkuan NKRI
Syahrul YunizarKamis, 11 Juni 2026 | 17.13 WIB
Sebanyak 8 anggota OPM Kodap XV/NK bersumpah setia kembali ke pangkuan NKRI. (Koops TNI Habema)

JawaPos.com - Sebanyak 8 anggota Organisasi Papu Merdeka (OPM) Kodap XV/NK kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka bersumpah setia di Lapangan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Rabu (10/6).

Wakil Panglima Komando Operasi (Koops) TNI Habema Brigjen TNI Riyanto turun langsung menyaksikan sumpah tersebut. Menurut dia, peristiwa tersebut bukan sekadar prosesi seremonial belaka, melainkan simbol lahirnya tekad baru untuk meninggalkan konflik dan bersama-sama membangun masa depan Papua.

”Kita semua memiliki harapan yang sama, yaitu anak-anak dapat bersekolah dengan tenang, masyarakat dapat berkebun dan berdagang dengan aman, serta kampung-kampung berkembang menjadi tempat yang membawa kesejahteraan bagi seluruh warganya,” kata dia dalam keterangan resmi pada Kamis (11/6).

Baca Juga: KDM Tegaskan Kesalehan Tidak Hanya Diukur dari Baca Lailaha Illallah 110 Ribu Kali, Tapi Selesaikan Masalah Orang Miskin

Dalam acara tersebut turut hadir perwakilan dari pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, para pendeta, serta ratusan warga masyarakat Kiwirok yang berasal dari 12 kampung. Mereka menyambut momentum tersebut dengan penuh harapan.

Suasana khidmat terasa sejak lagu Indonesia Raya dikumandangkan dan dinyanyikan bersama-sama. Momen itu menjadi pengingat bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun Papua yang lebih sejahtera.

”Mari kita bergandengan tangan membangun Papua bersama-sama. Kita semua TNI siap mendampingi Masyarakat mewujudkan papua yang damai dan sejahtera,” ajak Brigjen Riyanto.

Jenderal bintang satu TNI AD itu mengungkap rasa syukur karena dapat kembali menginjakkan kaki di Kiwirok dan menyaksikan perubahan positif yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Dia pun mengenang perjalanan panjang daerah tersebut dan menegaskan bahwa masa depan Papua tidak dibangun dengan permusuhan.

Baca Juga: Hadirkan Andris 3, Pemanas Air Listrik Berfitur Wi-Fi untuk Hunian Modern

”Melainkan melalui persaudaraan, dialog, dan kerja sama,” tegasnya.

Kepada anggota OPM lain yang masih bertahan di hutan, Riyanto mengajak mereka untuk segera kembali kepada keluarga dan masyarakat tanpa ragu. Dia memastikan, pintu perdamaian selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin meninggalkan konflik dan ikut membangun Papua.

Dalam keterangan yang sama, Kepala Distrik Kiwirok Abdeus Tepmul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga keamanan sehingga masyarakat di wilayahnya saat ini bisa kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.

Adeus memastikan, pemerintah distrik bersama masyarakat di Kiwirok akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan. Dia menyampaikan bahwa bagi masyarakat Kiwirok, peristiwa itu bukan hanya tentang kembalinya 8 orang ke pangkuan NKRI, melainkan juga tentang lahirnya harapan baru.

”Bahwa perdamaian dapat diwujudkan melalui pendekatan kemanusiaan, saling menghormati, dan kepercayaan,” imbuhnya.

Tagging: Papua, OPM, Koops TNI Habema, NKRI, Kiwirok

EDITOR: Bintang Pradewo