JawaPos.com - Kepanikan hebat melanda warga pesisir Teluk Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Usai diguncang gempa magnitudo 7,7 pada Senin (8/6) pagi, warga melihat fenomena mencurigakan yakni air laut sempat surut.
Sontak, peringatan dini tsunami dari BMKG langsung direspons warga dengan melakukan evakuasi mandiri. Tanpa pikir panjang, penduduk Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, langsung berlarian menyelamatkan diri menuju kawasan dataran tinggi di Mangki, Kelurahan Damuhung.
Kesaksian Warga: Air Laut Sempat Surut Sedikit
Baca Juga: 3 Zodiak yang Menolak Keras Jatuh Cinta, Sangat Sulit Membuka Diri Pada Orang Baru
Ketakutan warga bukan tanpa alasan. Guncangan masif akibat gempa M 7,7 ini diperparah dengan kondisi air laut yang mulai menunjukkan tanda-tanda tidak biasa.
Dikutip dari Manado Post (JawaPos Group), Sri Mustri, salah seorang warga Kelurahan Tidore, mengaku langsung bergerak cepat mengamankan barang berharga begitu menyadari keanehan di tepi pantai. Sang suami mengaku melihat air laut mulai surut.
"Di Tidore sangat terasa getaran dari gempa dan suami saya ketika ke laut melihat air laut sudah sempat surut sedikit, karena semua sudah panik akhirnya kami memutuskan membereskan semua barang berharga dan lari mengungsi," tutur Sri Mustri, Senin (8/6).
Baca Juga: 5 Kebiasaan Sehat di Pagi Hari yang Dilakukan Sebelum Jam 7 untuk Tingkatkan Energi Sepanjang Hari
Kekhawatiran serupa juga dirasakan oleh Fitri Lumiu. Mengetahui adanya potensi bahaya yang mengancam nyawa, ia memilih mengutamakan keselamatan keluarganya daripada bertahan di rumah.
"Makanya kami memutuskan untuk mengungsi ke Kelurahan Damuhung, mengevakuasi istri dan anak-anak," ujar Fitri Lumiu.
Gempa M 7,7 dan Peringatan Tsunami BMKG
Berdasarkan data resmi BMKG, gempa kuat berkekuatan M 7,7 ini berpusat di kedalaman 105 kilometer. Secara spesifik, koordinat gempa berada di 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur.
Hingga saat ini, ratusan warga pesisir dilaporkan masih bertahan di lokasi pengungsian yang lebih tinggi. Mereka memilih bersiaga penuh sembari menunggu pemutakhiran status resmi pascagempa dari pihak berwenang.
Daftar Wilayah Berstatus Siaga Tsunami dari BMKG
Dampak dari besarnya magnitudo gempa membuat BMKG mengeluarkan status SIAGA Tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, Gorontalo, hingga Sulawesi Tengah. Warga di daerah berikut diminta segera melakukan evakuasi menyeluruh:
Baca Juga: 5 Kebiasaan Sehat di Pagi Hari yang Dilakukan Sebelum Jam 7 untuk Tingkatkan Energi Sepanjang Hari
- KEPULAUAN SANGIHE (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 07:51:55 WITA
- KOTA MANADO (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:12:25 WITA
- MINAHASA UTARA BAGIAN UTARA (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:12:40 WITA
- MINAHASA BAGIAN UTARA (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:14:55 WITA
- KEPULAUAN MINAHASA (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:16:10 WITA
- MINAHASA SELATAN BAGIAN UTARA (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:17:40 WITA
- BOLAANG MONGONDOW BAGIAN UTARA (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:22:10 WITA
- GORONTALO BAGIAN UTARA (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:26:10 WITA
- BUOL (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:27:25 WITA
- TOLI-TOLI (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:29:40 WITA
- MINAHASA UTARA BAGIAN SELATAN (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:33:10 WITA
- MINAHASA BAGIAN SELATAN (Status: SIAGA) - Estimasi kedatangan: Pukul 08:34:10 WITA
Baca Juga: Ini Ciri Kepribadian Orang yang Suka Kopi Hitam Menurut Psikologi, Ternyata Ada Makna Tersembunyinya
Masyarakat yang berada di wilayah pesisir di atas sangat diimbau untuk tetap waspada, menjauhi area pantai, dan terus memantau pembaruan informasi dari BMKG.