← Beranda
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Tazkia Royyan HikmatiarKamis, 28 Mei 2026 | 23.07 WIB
Ilustrasi keracunan makanan. (Gemini AI)

 

 

JawaPos.com - Empat wisatawan yang merupakan satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia di kawasan wisata Kabupaten Temanggung. Korban ditemukan tewas dalam keadaan mulut berbusa.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, mengatakan penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Hasil olah tempat kejadian perkara tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil olah TKP menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan awal mengarah pada keracunan, ditambah ditemukan busa di mulut korban. Namun ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi,” ujarnya dikutip dari Radar Semarang (Jawa Pos Grup), Kamis (28/5).

Awal ditemukannya korban bermula saat keluarga itu tiba di lokasi glamping pada Selasa (26/5) sekitar pukul 21.05 WIB menggunakan mobil Honda Jazz putih. Mereka menginap di tenda camping yang telah disediakan pengelola wisata.

Keesokan pagi, Rabu (27/5), petugas lokasi wisata mengantarkan sarapan pukul 09.00 WIB. Namun saat tenda diketuk, tidak ada jawaban dari dalam.

Petugas kembali mendatangi lokasi pukul 11.30 WIB untuk mengingatkan jadwal check-out sekaligus persiapan pembersihan. Namun kondisi masih sama, dan makanan tetap berada di luar tenda dalam keadaan utuh.

Karena hingga sore penghuni tenda tidak memberikan respons, petugas mulai curiga. Sekitar pukul 15.45 WIB, tenda dibuka dan keempat penghuni ditemukan sudah meninggal dunia.

Korban merupakan satu keluarga, yaitu MAM (52), pedagang, M (43), ibu rumah tangga, serta dua anak AEH (17) dan BAH (21) yang masih pelajar. Semua warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Polisi menduga korban mengonsumsi makanan barbeque dari rumah. Sampel makanan diamankan dan diperiksa di Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab keracunan.

Selain pemeriksaan laboratorium, autopsi salah satu korban dilakukan tim DVI Polda Jawa Tengah di RSUD Temanggung. Polisi memeriksa sedikitnya empat saksi, termasuk petugas pengelola wisata yang pertama menemukan korban.

Baca Juga: Tragis! Diduga Keracunan, Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung  

Hingga kini, Satreskrim Polres Temanggung mendalami kasus untuk mengungkap penyebab kematian keempat wisatawan asal Ambarawa itu. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan