← Beranda
Selain Dilatih Membuat Kue, Emak-emak di Yogyakarta Diajarkan Berjualan Menggunakan AI
Bintang PradewoKamis, 14 Mei 2026 | 22.56 WIB
Pelatihan Perempuan Berdaya di GadeSpace, Lempuyangan, Yogyakarta pada beberapa waktu lalu. (Istimewa)

JawaPos.com - Buka peluang usaha, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama Sahabat Sandi menggelar pelatihan Perempuan Berdaya di GadeSpace, Lempuyangan, Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, 43 ibu rumah tangga diajarkan membuat Fruit Tartlet dan Dubai Cookies.

Selain itu, para emak-emak itu diajarkan penggunaan ChatGPT untuk membantu ide bisnis dan pembuatan konten promosi.  Peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan  poster promosi produk berdasarkan hasil dari ChatGPT.

Baca Juga: Pertemuan Donald Trump-Xi Jinping di Beijing: Bahas Dagang, Perang Iran, hingga Taiwan, AS-Tiongkok Sepakat Jaga Stabilitas

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pelatihan tersebut menjadi upaya mendorong perempuan pelaku UMKM agar terus berkembang dan naik kelas.

Menurut dia, peningkatan kapasitas perempuan bukan sekadar menambah keterampilan, melainkan langkah strategis untuk membangun usaha yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

"Perempuan harus berani mandiri secara ekonomi dan percaya bahwa mereka memiliki kemampuan yang sama untuk mengembangkan usaha," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis pada Rabu (13/5).

Baca Juga: Iptu Esterlina Titiheru, Kapolsek Baguala yang Sabet 3 Medali Kompetisi Binaraga Internasional

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah menyerah menghadapi tantangan usaha.

Menurut Sandiaga Uno, membangun relasi dan menjaga jejaring menjadi salah satu kunci penting dalam mengembangkan bisnis.

"Peluang rezeki bisa datang dari siapa saja dan dari hubungan baik yang terus dijaga," katanya.

Dirinya menilai, perempuan yang berdaya secara ekonomi akan memberikan dampak besar bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, perempuan yang memiliki usaha mandiri juga dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru di tengah masyarakat.

Dalam pelatihan tersebut, salah satu peserta bernama Emy bahkan langsung memperoleh pesanan sebanyak 370 pieces produk dengan harga Rp 12.000 per buah.

Dari pesanan tersebut, Emy diperkirakan memperoleh total pendapatan sebesar Rp 4.440.000. "Emy menjadi bukti, peluang usaha bisa datang dari mana saja apabila kita berjejaring, berusaha," pungkasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo