← Beranda
Lurah di Tapanuli Tengah Gebrak Meja Saat Rapat Bantuan Banjir, Berujung Tes Urine di Kantor Polisi
Ryandi ZahdomoKamis, 30 April 2026 | 06.49 WIB
Lurah Padang Masiang Hendra Hutauruk (kanan) saat menghadiri pertemuan dengan warga korban banjir di Kantor Camat Barus. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com-Suasana rapat pembahasan bantuan banjir bandang di Kantor Camat Barus, Tapanuli Tengah (Tapteng), mendadak mencekam pada Senin (27/4). Lurah Padang Masiang Hendra Hutauruk nekat menggebrak meja di depan Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani. Ia akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Dikutip dari Metro Daily (JawaPos Group), insiden ini terjadi saat warga meluapkan kekecewaan. Mereka kecewa terkait ketimpangan data penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bantuan stimulan rumah pasca bencana banjir bandang November 2025 lalu.

Aksi protes ini bukan pertama kali terjadi. Warga merasa kecewa karena banyak korban asli banjir bandang tak terdaftar dalam penerima bantuan. Nama-nama yang diduga bukan korban justru muncul sebagai penerima. Situasi sempat memanas sampai warga nekat menyegel Kantor Camat Barus. Gelombang demonstrasi bahkan menyebar hingga Kantor Bupati Tapanuli Tengah. Warga protes atas ketidakadilan distribusi bantuan tersebut.

 

Detik-Detik Lurah Gebrak Meja

Ketegangan memuncak saat Lurah Padang Masiang, Hendra Hutauruk, diminta memberikan klarifikasi terkait data penerima bantuan tersebut. Alih-alih meredam situasi, sang Lurah justru emosi dan membentak sambil menggebrak meja di tengah pertemuan.

Tindakan tersebut sontak memancing amarah warga yang memadati lokasi. Guna menghindari kericuhan yang lebih luas, aparat kepolisian segera mengamankan Hendra Hutauruk.

 

Dibawa ke Polres hingga Masuk RS

Pasca kejadian, Hendra Hutauruk langsung digiring ke Mapolsek Barus. Kemudian ia dipindahkan ke Polres Tapanuli Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di Polres, dua warga yang turut hadir menjalani tes urine sebagai bagian prosedur dengan hasil negatif. Sayangnya, Hendra belum sempat menjalani pemeriksaan tersebut karena kondisi kesehatannya menurun.

Baca Juga: Atas Perintah Agrinas dan Mabes TNI, Babinsa Minta Kepala Desa Carikan Aset untuk Bangun Koperasi Merah Putih

Ia diduga mengalami gangguan kesehatan dan segera dilarikan ke RSUD Pandan. Di sana, ia mendapatkan perawatan intensif. Hingga berita ini terbit, pihak Polres Tapanuli Tengah belum beri keterangan resmi tentang insiden tersebut. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan