JawaPos.com-Suasana rapat pembahasan bantuan banjir bandang di Kantor Camat Barus, Tapanuli Tengah (Tapteng), mendadak mencekam pada Senin (27/4). Lurah Padang Masiang Hendra Hutauruk nekat menggebrak meja di depan Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani. Ia akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Dikutip dari Metro Daily (JawaPos Group), insiden ini terjadi saat warga meluapkan kekecewaan. Mereka kecewa terkait ketimpangan data penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bantuan stimulan rumah pasca bencana banjir bandang November 2025 lalu.
Aksi protes ini bukan pertama kali terjadi. Warga merasa kecewa karena banyak korban asli banjir bandang tak terdaftar dalam penerima bantuan. Nama-nama yang diduga bukan korban justru muncul sebagai penerima. Situasi sempat memanas sampai warga nekat menyegel Kantor Camat Barus. Gelombang demonstrasi bahkan menyebar hingga Kantor Bupati Tapanuli Tengah. Warga protes atas ketidakadilan distribusi bantuan tersebut.
Detik-Detik Lurah Gebrak Meja
Ketegangan memuncak saat Lurah Padang Masiang, Hendra Hutauruk, diminta memberikan klarifikasi terkait data penerima bantuan tersebut. Alih-alih meredam situasi, sang Lurah justru emosi dan membentak sambil menggebrak meja di tengah pertemuan.
Tindakan tersebut sontak memancing amarah warga yang memadati lokasi. Guna menghindari kericuhan yang lebih luas, aparat kepolisian segera mengamankan Hendra Hutauruk.
Dibawa ke Polres hingga Masuk RS
Pasca kejadian, Hendra Hutauruk langsung digiring ke Mapolsek Barus. Kemudian ia dipindahkan ke Polres Tapanuli Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di Polres, dua warga yang turut hadir menjalani tes urine sebagai bagian prosedur dengan hasil negatif. Sayangnya, Hendra belum sempat menjalani pemeriksaan tersebut karena kondisi kesehatannya menurun.
Ia diduga mengalami gangguan kesehatan dan segera dilarikan ke RSUD Pandan. Di sana, ia mendapatkan perawatan intensif. Hingga berita ini terbit, pihak Polres Tapanuli Tengah belum beri keterangan resmi tentang insiden tersebut. (*)