JawaPos.com - Diduga melakukan kekerasan terhadap anak, sebanyak 30 orang diamankan Polresta Yogyakarta dalam penggerebekan kantor Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Jumat sore (24/4).
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian mengatakan puluhan orang yang diamankan ini terdiri dari pengasuh hingga pejabat yayasan yang menaungi tempat penitipan anak tersebut.
"Alhamdulillah, kemarin juga kita telah mengamankan sekitar 30 orang. Ada pengasuh, ada juga pejabat di yayasan daycare tersebut," tutur Kompol Riski kepada awak media di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu malam (25/4).
Selain mengamankan 30 orang, petugas juga menyaksikan langsung perilaku tidak manusiawi di daycare Little Aresha Yogyakan. Saat penggerebekan, beberapa anak ditemukan dalam kondisi terikat.
"Petugas kita memang melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya," imbuh Adrian.
Berdasarkan data sementara, jummlah anak yang dititipkan di Daycare Little Aresha mencapai 103 dengan rentang usia 0-3 bulan. Dari ratusan balita tersebut, 53 anak diduga mengalami tindak kekerasan, di mana mayoritas korban berusia di bawah 2 tahun.
"Korban itu, kalau untuk total semua itu, jadi itu kan ada beda-beda, ya. Ada yang umur dari 0 - 3 bulan. Itu berbeda-beda. Tetapi kalau jumlah semua (balita yang dititipkan), kita lihat itu 103," tutur Kompol Rizki.
Sebagai informasi, kasus dugaan kekerasan dan penganiayaan di tempat penitipan anak bernama Daycare Little Aresha, yang beralamat di Jalan Pakel Baru Utara No. 27, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, tengah menjadi sorotan publik.
Peristiwa ini terungkap setelah muncul kecurigaan dari para orang tua. Anak-anak sering menangis dan menunjukkan ketakutan saat diantar ke daycare, yang awalnya dianggap sebagai reaksi biasa.
Seiring berjalannya waktu, kecurigaan itu terbukti. Orang tua mulai menyadari adanya dugaan perlakuan kasar terhadap anak-anak, yang kemudian mengarah pada terungkapnya kasus tersebut.
Kasus ini semakin ramai, setelah unggahan yang menampilkan foto bayi diikat di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, beredar luas di media sosial. Hal ini memicu keprihatinan luas dari masyarakat.
Saat ini korban telah mendapat perawatan medis dan pendampingan psikologis. Polisi terus menyelidiki kasus ini, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain serta legalitas pengelolaan daycare tersebut.