← Beranda
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Syahrul YunizarSabtu, 11 April 2026 | 19.21 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (ANTARA/Ricky Prayoga)

JawaPos.com - Melalui akun media sosial resminya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi merespons tantangan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan.

Dalam unggahannya hari ini (11/4), gubernur yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah bermaksud membandingkan Jabar dengan Kalbar.

”Terima kasih atas doa yang tercurah dan untuk seluruh stakeholder di Provinsi Kalimantan Barat, kami mohon maaf, karena selama ini kami hanya memaksimalkan potensi pembangunan yang ada di daerah kami tanpa maksud memperbandingkan,” tulis KDM.

Dalam unggahan yang sama, ia menyampaikan bahwa dirinya hanya terus berusaha menjalankan aktivitas dengan memberikan sumbangsih pikiran, gagasan, dan inovasi untuk membangun Jabar. 

Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Dosen Jabar-Banten kini Dicairkan lewat BJB

Semua itu dilakukan dalam kapasitas sebagai gubernur tanpa berniat dibandingkan atau membandingkan dengan daerah lain.

”Buat bapak wagub Kalbar, saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya. Mohon maaf, saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain. Kami juga memahami setiap daerah punya tantangannya sendiri-sendiri dan persoalan fiskal,” ucap Dedi Mulyadi.

Orang nomor satu di Jabar itu memahami tantangan yang dihadapi oleh berbagai daerah di Indonesia.

Apalagi di daerah seperti Kalbar. Dengan wilayah berkali lipat lebih luas, Kalbar memiliki keterbatasan fiskal.

Untuk itu, Dedi Mulyadi kembali menyampaikan permohonan maaf bila pembangunan yang dilakukan di Jabar menyinggung daerah lain.

Baca Juga: Daniel Muttaqien Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Ade Jaro Minta Segera Bersiap Hadapi Pemilu 2029

”Kami juga memahami betapa beratnya daerah-daerah dengan luas yang seluas Kalbar, dengan keterbatasan fiskal, saya juga mohon maaf apabila yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain,” ujarnya.

Dedi Mulyadi berharap, Jabar dan seluruh daerah di Indonesia bersama-sama memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan harapan kemampuan fiskal daerah terus tumbuh. Sehingga nantinya dana bagi hasil mengalir deras ke daerah penghasil. Ujungnya tentu saja untuk dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.

Sebelumnya, beredar potongan video yang menunjukkan wagub Kalbar menantang Dedi Mulyadi untuk membangun Kalbar dengan dana APBD Rp 6 triliun per tahun.

Dalam potongan video itu, terdengar keterangan yang menyatakan bahwa wagub Kalbar akan mencium kaki Dedi Mulyadi jika mampu melakukan itu.

Baca Juga: Dirlantas Polda Jabar Sebut Angka Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran Turun 76 Persen

Dia pun menekankan, Kalbar tidak bisa dibandingkan dengan Jabar secara langsung.

EDITOR: Bayu Putra