← Beranda
Mobil Pengisi ATM Bank BUMN Terbakar di Polewali Mandar, Uang Rp 4,6 Miliar Ikut Jadi Abu
Ryandi ZahdomoKamis, 13 November 2025 | 15.49 WIB
Uang tunai Rp 4,6 miliar ikut terbakar dalam insiden terbakarnya mobil boks milik Perusahaan Swadaya Sarana Informatika (SSI), rekanan bank BUMN Cabang Polewali Mandar, Rabu (12/11) siang. (Istimewa)

 

JawaPos.com-Satu unit mobil boks milik Perusahaan Swadaya Sarana Informatika (SSI), yang merupakan rekanan salah satu bank BUMN Cabang Polewali Mandar (Polman), hangus terbakar di Dusun Palippis, Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Rabu (12/11) siang.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.35 Wita ini menyebabkan uang tunai Rp 4,6 miliar ikut terbakar.

Dikutip dari Fajar (JawaPos Group), mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi B 9345 PCU tersebut sedang bertugas mengisi uang di sejumlah mesin ATM bank tersebut di wilayah Polman dan Majene.

Saat api melalap kendaraan, seluruh uang tunai di dalam mobil tidak sempat diselamatkan.

Kapolsek Tinambung Iptu M. Azharil Naufal menuturkan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran.

"Personel segera mendatangi TKP dan mengamankan area kebakaran. Kami juga berkoordinasi dengan Polres Polman untuk olah TKP," ujarnya dikutip Kamis (13/11).


Kronologi Sebelum Kebakaran Terjadi

Sekitar pukul 10.30 Wita, tim pengisian uang berangkat ke wilayah Majene. Mereka dijemput Aditia Hismunandar, Wakil Pimpinan SSI Polman.

Di tengah perjalanan, salah satu petugas mencium bau bensin di dalam mobil. Pemeriksaan sempat dilakukan, namun tidak ditemukan adanya kebocoran.

Setelah selesai mengisi uang di ATM cabang Amazon Wonomulyo, posisi sopir digantikan oleh Surya (31), karyawan SSI. Namun saat melintas di wilayah Palippis, asap mendadak muncul dari bawah jok tengah, disusul kobaran api besar.

Petugas sempat meminta sopir menepi dan keluar dari kendaraan. Tetapi kunci kontak tertinggal di dalam, membuat mereka gagal menyelamatkan uang.

"Api langsung membesar, kami tidak sempat selamatkan uang. Semua terbakar," ujar salah satu petugas di lokasi.


Uang Tunai Rp 4,6 Miliar Lenyap

Mobil tersebut membawa uang kertas Rp 5,2 miliar, terdiri atas Rp 3,4 miliar pecahan Rp 100 ribu dan Rp 1,8 miliar pecahan Rp 50 ribu.
Sebelum kebakaran, sebagian sudah digunakan untuk mengisi dua titik ATM, yakni di depan Kantor Bupati Polman dan ATM Amazon Wonomulyo.

Saat peristiwa nahas itu terjadi, uang kertas senilai Rp 4,6 miliar ikut terbakar bersama mobil. Sekitar pukul 12.50 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tinambung dan Campalagian akhirnya berhasil menjinakkan api. Tidak ada korban jiwa, namun mobil dan isinya ludes terbakar.

Polisi Dalami Penyebab Kebakaran

Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

"Dugaan sementara bisa karena kebocoran bahan bakar atau korsleting. Namun kami masih menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Olah TKP yang dipimpin AKP Budi Adi bersama Kasat Intelkam Iptu Haspar dan Kanit Pamobvit Iptu Indah Dewi berlangsung hingga pukul 16.00 Wita dan berjalan aman.

Kini, bangkai mobil boks yang gosong dilalap api itu telah dipasangi garis polisi, dan area kejadian ditutup untuk kepentingan penyelidikan. Pihak BNI Cabang Polman bersama Polres Polman juga masih melakukan pendataan terhadap uang yang mungkin masih bisa diselamatkan. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan