← Beranda
Mobil Damkar sempat Dihalau Massa Saat Padamkan Api di Gedung DPRD NTB, Petugas: Naluri Kami Padamkan Api
Ryandi ZahdomoMinggu, 31 Agustus 2025 | 05.21 WIB
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB di Kota Mataram dibakar massa aksi, Sabtu (30/8). (Radar Lombok)

 

JawaPos.com-Suasana mencekam melanda Kota Mataram pada Sabtu (30/8). Aksi demonstrasi yang awalnya berjalan tertib, berujung ricuh dan membakar Gedung DPRD Provinsi NTB di Jalan Udayana.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Temui Massa di Grahadi, Janjikan Bersama Pangdam V Brawijaya Malam Ini ke Polrestabes Surabaya terkait Pendemo yang Ditahan 

Dikutip dari Lombok Post (JawaPos Group), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram mengerahkan lima unit mobil pemadam dan 23 personel. Komandan Pleton Damkar Kota Mataram, Lalu Satriawan, mengatakan pihaknya mendapat perintah sejak pukul 08.00 WITA.

"Kemudian kami langsung bergerak ke dua lokasi, yakni Polda dan DPRD NTB. Awalnya kami menangani situasi di Polda, selesai dari sana kami kemudian fokus ke kantor DPRD NTB," jelas Satriawan.

Namun upaya pemadaman tidak berjalan mulus. Petugas sempat dihalangi massa yang tidak ingin api dipadamkan. Namun, naluri pemadam ialah memadamkan api.

"Meski dihalangi massa, naluri kami sebagai petugas penyelamat tak bisa ditahan. Kami tetap berupaya mendekati lokasi kebakaran. Beruntung, kami dikawal aparat kepolisian sehingga bisa sampai ke titik api," ungkapnya.

Satriawan menyebut kebakaran di kompleks gedung DPRD NTB ini merupakan yang terbesar sepanjang tahun di Kota Mataram.

Situasi makin parah sekitar pukul 12.30 WITA, saat massa mulai meringsek masuk ke dalam gedung dan api cepat membesar. Asap hitam pekat membubung tinggi, memicu kepanikan warga.

Petugas sempat khawatir api merembet ke kantor Bank NTB Syariah dan permukiman di sekitarnya.

"Tadi sempat menjalar ke kantor perumahan dewan, tapi kami langsung backup agar tidak ikut terbakar. Kalau tidak ditangani dengan cepat, bisa merembet lebih luas lagi," tambah Satriawan.

Hingga berita ini diturunkan, tim Damkar masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

Kronologi Kericuhan

Menurut laporan, massa awalnya bergerak dari Polda NTB menuju Gedung DPRD NTB dengan tertib. Namun, ketegangan memuncak ketika mereka tiba di depan gedung wakil rakyat itu.

Sekelompok massa mulai melempari gedung dengan benda keras, merusak fasilitas publik, hingga akhirnya membakar Gedung DPRD NTB.

Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun kerugian material dipastikan sangat besar. Aparat kepolisian masih berupaya mengendalikan situasi dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Masyarakat yang biasa melintas di jalur tersebut terpaksa mencari jalan alternatif karena akses utama ditutup akibat kericuhan. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan