← Beranda
Motif Pembunuhan Remaja Perempuan yang Tewas di Kamar Kosnya di Kediri Terkuak, Begini Kronologinya
Leni Setya WatiSabtu, 24 Februari 2024 | 19.37 WIB
Pembunuh remaja perempuan di kosnya di Kediri merupakan mantan pacarnya (Ilustrasi Afrizal/JPRK)

JawaPos.com – Penyebab kematian Yol, 15, remaja perempuan asal Desa/Kecamatan Kandat sempat menjadi misteri karena ditemukan dalam keadaan mulutnya berbusa.

Diduga kuat bahwa gadis tersebut meninggal akibat racun potas yang dicampur dengan miras.

Pelaku pembunuhan adalah mantannya sendiri, yakni MF, 19. MF tega menghabisi gadis yang dia cintai karena menolak diajak untuk pacaran lagi.

Melansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Group), MF ditangkap sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (22/2) sore. MF tidak bisa berkutik saat tim Polres Kediri Kota mendatangi rumahnya di Desa Joho, Wates.

“Kemarin (22/2) sore memang sempat dengar kabar sruwing-sruwing. Ramainya baru hari ini (kemarin, Red),” kata Sa, salah satu tetangga menanggapi penangkapan MF.

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Nova Indra Pratama membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Semalam (Kamis 22/2) diamankan,” kata Indra ditemui koran ini kemarin siang (23/2).

Sumber lain di Polres Kediri Kota menjelaskan bahwa keterlibatan MF sebagai terduga pelaku pembunuhan terhadap Yol terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan. Mulai dari memeriksa saksi dari keluarga, teman, hingga penghuni kos.

Setelah diselidiki, ternyata ada salah satu saksi melihat MF datang ke kamar Yol pada Minggu (18/2) siang. MF kemudian baru keluar kamar Yol pada Minggu sore.

“Selain dia (MF, Red) tidak ada lagi tamu yang datang ke kamar (Yol, Red) sampai mayat ditemukan (20/2),” kata sumber koran ini.

MF diduga mengajak Yol meminum miras vodka di dalam kamar kosnya. MF juga sempat meminta mantan pacarnya tersebut membeli makanan ringan untuk pesta miras agar Yol tidak curiga.

Saat Yol keluar, MF mencampur miras dengan potas yang sudah dibelinya dari took pertanian Desa Joho, Wates pada Kamis (22/2) pagi.

Sebelum dituang kembali ke botol Vodka, miras dicampur terlebih dahulu dengan potas menggunakan botol air mineral.

Tanpa adanya gerak-gerik yang mencurigakan, MF meminta Yol untuk meminum miras secara bergantian. Gelas pertama langsung ditenggak oleh Yol, kemudian gelas kedua giliran MF.

“Tapi dia (MF, Red) tidak menelan miras itu. Dia memuntahkan dengan membuang di keset di belakangnya,” lanjut sumber yang mendapat cerita terkait proses penyidikan tersebut.

Selang beberapa menit, Yol mengeluhkan sakit perut dan langsung masuk ke kamar mandi. Sedangkan MF menunggu di luar.

Setelah memastikan tidak ada aktivitas di dalam kamar mandi, MF langsung masuk dan menyeret mayat Yol, lalu membawanya ke tempat tidur. Seluruh rentetan kejadian tersebut menurut sumber koran ini sudah diakui oleh MF.

“Dia mengaku sakit hati dan cemburu melihat korban memiliki pacar lagi. Akhirnya terbersit niat membunuh agar korban tidak dimiliki lelaki lain,” bebernya.

Sementara itu, Nova saat dikonfirmasi terkait keterlibatan MF dalam kematian Yol belum memberikan penjelasan secara gambling karena dirinya masih menunggu keterangan lebih lanjut dari dokter forensik.

“Statusnya masih saksi (belum ditetapkan sebagai tersangka, Red),” terang perwira dengan pangkat tiga balok di pundak tersebut.

Terkait kematian akibat minum potas yang dicampur miras tersebut, Nova juga belum merincinya.

“Setelah kami pastikan (penyebab kematian, Red) baru bisa disimpulkan (penyebabnya, Red),” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa mayat Yol ditemukan pada Selasa (20/2) siang.

Polisi menemukan satu botol miras jenis Vodka yang sudah kosong berada di dekat mayat.

Dia juga menemukan dua strip bungkus obat warna silver yang sudah kosong.

Penemuan tersebut sempat memunculkan dugaan bahwa Yol meninggal karena overdosis miras dan obat.

EDITOR: Hanny Suwindari