← Beranda
Pasca Snack di Pelantikan KPPS KPU Sleman Viral, Shinta Catering yang Dituduh Jadi Penyedia Konsumsi Buka Suara
Muhammad Irfan HabibiSabtu, 27 Januari 2024 | 13.44 WIB
Tampilan snack yang disajikan saat pelantikan KPPS di wilayah Sleman. RADAR JOGJA

 

 

JawaPos.com – Snack yang disediakan saat Pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kabupaten Sleman, Kamis (25/1) ramai jadi perbincangan.

Pasalnya snack tersebut dinilai tidak layak diberikan dalam acara yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman.

Dalam sekotak snack tersebut berisi selayaknya yang diberikan pada layatan, roti, keripik, dan air mineral gelas.

Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Shintia Catering sebagai pihak yang dituduh menyediakan snack pun memberikan klarifikasi melalui keterangan tertulis.

Manajemen Shinta Catering, Yasinta Y. Y., menyebutkan, jika pihaknya bukanlah vendor yang bermitra langsung dengan KPU Kabupaten Sleman.

Namun, pihaknya ditunjuk oleh pemesan yang mengatasnamakan PT Jujur Kinaryo Projo.

“Kami yang terlibat dalam pengadaan produk boga hanya mengerjakan pesanan sesuai kesepakatan dengan vendor atau pihak yang memesan kepada kami dalam hal ini PT Jujur Kinaryo Projo,” tulis Yashinta.

Ia pun menyatakan, kalau manajemen Shinta Catering cukup prihatin dan menyesalkan atas sesuatu yang telah terjadi.

Baca Juga: Parah! Konsumsi Pelantikan KPPS di Jogja Bak Snack Layatan

Selain itu, Pihaknya juga akan lebih berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggannya.

PT Jujur Kinaryo Projo sendiri diketahui merupakan vendor pihak ketiga yang bekerjasama langsung dengan KPU Kabupaten Sleman terutama sebagai pengadaan konsumsi pada Pelantikan KPPS.

Sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Baehaqi, juga telah merespons persoalan ini.

Ia mengatakan jika penyediaan konsumsi KPPS dilakukan melalui vendor yang terdaftar dalam e-katalog.

Namun, pengadaan snack oleh vendor ternyata disubkan lagi tanpa sepengetahuan KPU Kabupaten Sleman.

Ia pun mengatakan jika vendor, PT Jujur Kinaryo Projo beralasan jika tidak dimenunjuk pihak lain tidak dapat melayani seluruh anggota KPPS yang dilantik sebanyak 24.199 orang.

Ia pun menuturkan jika pihak vendor telah menyanggupi pesanan sehari sebelum pelaksanaan dalam rapat.

Baca Juga: Resep Snack Ubi Jalar dengan Parmesan, Bisa Jadi Camilan Selama Liburan Natal dan Tahun Baru

KPU Kabupaten Sleman juga telah mengingatkan persoalan dalam melayani jumlah calon anggota KPPS terlantik dari 86 kalurahan di Kabupaten Sleman.

“Anggaran konsumsi per calon anggota KPPS dalam pelantikan, adalah 15 ribu bersih sudah dipotong pajak, tetapi penyajiannya yang diakui vendor adalah Rp 2500,” ucap Baehaqi.

Dengan kejadian tersebut, pihaknya juga memanggil pihak vendor yntuk memberikan penjelasan secara rinci terkait penyediaan konsumsi pada Pelantikan KPPS.

“Setelah melakukan klarifikasi, KPU Sleman telah mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi berupa pemutusan kontrak kepada pihak penyedia/vendor karena telah mengingkari perjanjian/wanprestasi, dan tidak akan menggunakan jasa yang bersangkutan lagi di kemudian hari,” katanya.

Ia juga menjelaskan jika tidak ada anggaran transportasi pelantikan KPPS KPU Kabupaten Sleman.

Melainkan hanya terdapat anggaran transportasi pada kegiatan anggaran transportasi Bimbingan Teknis (Bimtek) petugas KPPS.

 ***

EDITOR: Novia Tri Astuti