JawaPos.com - Minat baca masyarakat di wilayah Kabupaten Malang diketahui masih rendah. Hal ini diakui oleh Bupati Malang, Rendra Kresna.
Dia menjelaskan, rendahnya minat baca di Kabupaten Malang tidak lepas dari culture masyarakat setempat, yang notabene orang pedesaan. "Mereka, khususnya para orang tua sudah capek dengan bekerja. Sehingga, untuk membaca akan sulit mencari waktu," katanya, Minggu (10/12).
Guna meningkatkan minat baca, pihaknya tengah gencar untuk meningkatkan budaya membaca. Salah satunya dengan mengukuhkan gerakan masyarakat untuk meningkatkan minat baca. Yakni, Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (PD-GPMB).
Adapun tugas GPMB adalah menggalakkan perpustakaan dan taman baca masyarakat di desa-desa. Selain itu juga membuat konsep agar perpustakaan menjadi menarik dan ramai dikunjungi. "Bagaimana caranya weekend masyarakat bisa baca ditempat," kata dia.
Mengenai pengadaan dan penambahan koleksi buku, lanjut dia, diupayakan melalui APBD. Hal ini merupakan tugas Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah untuk mengajukan anggaran. "Kalau APBD 2018 kan berdasarkan 2017, nanti tahun mungkin bisa di PAK," pungkasnya.