JawaPos.com - Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan di Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) perlu lebih waspada. Pasalnya Badan Neteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim Batam hari ini, Selasa (14/2) mencatat cuaca wilayah ini mengalami hujan lebat yang berpotensi menimbulkan bencana alam.
Bencana alam yang perlu diperhatikan bagi pengguna moda transportasi. Baik darat, laut maupun udara. "Adanya intensitas hujan yang tinggi dengan kurun waktu cukup lama, berpotensi terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor. Angin kencang masih akan tetap terjadi," ujar Kepala seksi data dan informasi (Kasi Datin) BMKG Batam, Suratman.
Dia menjelaskan, aktivitas transportasi darat akan terpengaruh dengan genangan air di jalan (banjir). Sedangkan untuk transportasi laut, akan terpengaruh oleh peningkatan gelombang yang bisa naik secara tiba-tiba apabila terbentuk awan cumulonimbus. "Gumpalan awan cumulonimbus inilah yang menimbulkan hujan tiba-tiba, angin kencang dan gelombang tinggi," paparnya.
Sementara pada transportasi udara, lanjutnya, akan tergantung dari jarak pandang mendatar (visibility) di landasan. "Apabila cuaca buruk, maka visibility menjadi sangat rendah (hanya beberapa meter) sehingga proses take off dan landing pesawat akan terhambat," terang Suratman.
Untuk itu, sambungnya, masyarakat di wilayah Kepri khususnya Batam bisa agar terus memperhatikan informasi akan peringatan tentang kondisi cuaca ini. (nji/iilJPG)