JawaPos.com- Seonggok janin ditemukan di Jalan Anggrek, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan/Kota Bangkalan, Minggu (22/1). Janin yang diperkirakan baru dilahirkan tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik.
Sekitar pukul 05.30, warga melihat benda terbungkus plastik di atas meja warung rujak. Awalnya, tidak ada kecurigaan dengan isi bungkusan plastik itu adalah janin. Warga mengira plastik tersebut berisi ikan yang sudah membusuk.
Karena itu, plastik tersebut dipindah ke seberang jalan raya. Selang beberapa jam, tepatnya pukul 09.00, bungkusan itu dikerumuni lalat. Warga mulai mencurigai isi plastik. Begitu plastik dibuka, isinya adalah janin yang masih berlumuran darah.
Olif, 34, warga setempat, menyatakan, penemuan janin lantas dilaporkan kepada ketua RT dan pihak kepolisian. Tidak berselang lama, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, janin tersebut dibawa polisi.
Menurut Olif, tidak mungkin warga setempat yang membuang janin. Sebab, tidak ada warga yang hamil dari hasil hubungan gelap. ”Kemungkinan orang jauh yang membuang janin itu,” katanya.
Kepala Ruangan Pemulasaraan Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan Sugianto menjelaskan, pukul 10.00 pihaknya mendapatkan kiriman janin dari polisi. Saat dilakukan pemeriksaan awal, diduga janin tersebut baru dilahirkan.
Sebab, kondisi janin masih basah dan berlumuran darah segar. Dia mengungkapkan, panjang janin 23 sentimeter dengan berat 1 kilogram. Diperkirakan janin berusia 7 bulan. ”Besok (hari ini, Red) janin ini diperiksa lagi untuk mengetahui jenis kelamin,” ujarnya.
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo menuturkan, pihaknya sudah memintai keterangan beberapa saksi untuk mengungkap pelaku pembuangan janin. ”Saat ini proses penyelidikan. Semoga pelaku pembuangan janin bisa tertangkap,” tegasnya. (bam/hud/c25/end)