← Beranda
Microsoft Konfirmasi ‘Super App’ Copilot Meluncur Tahun Ini, Gabungkan Chat, Coding, dan Asisten Digital Serba Bisa
Mellyna Putri DiniarJumat, 31 Juli 2026 | 19.52 WIB
Logo Copilot milik Microsoft../(The Verge)

JawaPos.com — Microsoft mempercepat ambisinya dalam perlombaan kecerdasan buatan global dengan menyiapkan aplikasi ‘super app’ Copilot yang menggabungkan berbagai kemampuan AI dalam satu platform. 

Aplikasi ini menjadi upaya Microsoft menyatukan berbagai layanan Copilot yang selama ini berdiri terpisah, mulai dari asisten percakapan, alat pemrograman, hingga agen AI yang dirancang untuk menjalankan pekerjaan secara otomatis.

Rencana tersebut diumumkan CEO Microsoft Satya Nadella dalam laporan kinerja perusahaan pada Rabu (29/7/2026). Aplikasi baru itu akan menyatukan Copilot Chat, GitHub Copilot untuk pengembangan perangkat lunak, Copilot Cowork untuk kolaborasi kerja, serta sistem Autopilot berbasis agen AI yang dirancang menjalankan rangkaian pekerjaan secara otomatis. 

Baca Juga: RUU Ketenagakerjaan Mulai Dibahas, Kelompok Buruh Minta Upah Murah Jadi Perhatian DPR

Dilansir dari The Verge, Jumat (31/7/2026), Nadella mengatakan Microsoft akan membawa pengalaman Copilot tersebut ke dalam satu aplikasi yang ditujukan bagi pengguna individu maupun pelanggan bisnis.

“Copilot berkembang pesat dari chat ke Cowork hingga Autopilots. Kuartal ini, kami menghadirkan berbagai pengalaman Copilot tersebut, termasuk kemampuan pemrograman, dalam satu super app. Ini merupakan langkah besar ke depan, dan saya menantikan untuk membagikan lebih banyak informasi,” ujar Nadella.

Sebelumnya, laporan Fortune pada Mei 2026 menyebut Microsoft sedang mengembangkan aplikasi terpadu untuk mengatasi persoalan banyaknya layanan Copilot yang berjalan terpisah. Melalui aplikasi tersebut, pengguna tidak lagi perlu berpindah antara berbagai produk AI Microsoft untuk berpindah dari percakapan umum ke pembuatan kode atau otomatisasi pekerjaan. 

Bagi Microsoft, langkah ini menjadi bagian dari persaingan besar industri teknologi untuk menjadikan AI sebagai pusat interaksi digital.

Perusahaan tidak hanya ingin AI menjawab pertanyaan, tetapi juga menjadi agen yang mampu membantu menyelesaikan pekerjaan kompleks dengan campur tangan manusia yang lebih sedikit.

Strategi serupa juga mulai dikembangkan pesaingnya, termasuk OpenAI yang memperkenalkan aplikasi kerja ChatGPT yang menggabungkan kemampuan percakapan dan pemrograman.

Namun, penyatuan berbagai kemampuan AI dalam satu aplikasi juga menghadirkan tantangan baru, terutama bagi pengguna perusahaan.

Integrasi antara percakapan, pembuatan kode, dan agen otomatis menimbulkan pertanyaan mengenai batas akses data, keamanan, pengawasan aktivitas AI, hingga perbedaan kebijakan antara akun pribadi dan akun bisnis yang dikelola organisasi.

Dalam lingkungan perusahaan, aspek pengendalian menjadi faktor penting karena agen AI dapat melakukan lebih dari sekadar memberikan rekomendasi.

Microsoft perlu memastikan organisasi dapat mengatur sumber data yang dapat diakses agen, memberikan persetujuan terhadap tindakan tertentu, serta melakukan audit terhadap keputusan yang dibuat sistem otomatis.

Meski demikian, Microsoft melihat pasar kerja sebagai pendorong utama ekspansi Copilot. Perusahaan menyatakan Microsoft 365 Copilot telah melampaui 30 juta kursi berbayar, menunjukkan meningkatnya adopsi layanan AI untuk kebutuhan profesional.

Jumlah tersebut menjadi dasar bagi Microsoft untuk memperluas Copilot dari alat produktivitas menjadi ekosistem AI yang lebih menyeluruh.

Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada 2026, ‘super app’ Copilot bukanlah model AI baru, melainkan upaya Microsoft menyederhanakan berbagai layanan AI yang telah dikembangkan.

Keberhasilan platform ini akan bergantung pada kemampuan perusahaan menggabungkan kemudahan penggunaan dengan sistem keamanan dan tata kelola yang dibutuhkan pengguna global.

Pada akhirnya, langkah Microsoft menunjukkan arah baru kompetisi teknologi: bukan hanya siapa yang memiliki model AI paling kuat, tetapi siapa yang mampu menghadirkan AI sebagai asisten digital terpadu yang benar-benar digunakan dalam kehidupan pribadi maupun dunia kerja. 

EDITOR: Hanny Suwindari