← Beranda

PON Batal Digelar Dua Tahun Sekali

Irawan Dwi IsmunantoSabtu, 25 Februari 2017 | 02.07 WIB
Pekan Olahraga Nasional akan tetap diselenggarakan empat tahun sekali.

JawaPos.com - Sempat mengapung wacana Pekan Olahraga Nasional (PON) akan digelar dua tahun sekali. Namun, pada akhirnya ajang multievent antarprovinsi se-Indonesia itu tetap dilaksanakan empat tahun sekali. 


Peserta Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat di Gedung Lemhanas Jakarta Pusat kemarin (22/2) ingin PON seperti sedia kala atau empat tahunan. 


“Final tetap dilaksanakan empat tahun sekali,” kata Dhennie Zainal SE, wakil ketua I KONI Sumsel sebagai peserta Musornaslub dan RAT KONI Pusat dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group).


Ditambahkan Dhennie -sapaan akrabnya-, PON XX/2020 tetap digeber di Papua. “Jumlah cabang olahraga (cabor) PON total 36. Namun, nomor pertandingan akan ditetapkan tiga tahun lagi,” terang mantan ketua DPD KNPI Kota Palembang ini.


Ditambahkan Dhennie, PON Remaja II diputuskan tetap dilaksanakan di Jawa Tengah (Jateng). “Untuk PON Remaja yang terbaru dilaksanakan dua tahun sekali, tapi setiap tahun genap,” terang dia.


Jadi, pelaksanaan PON Remaja sempat mengalami dua kali kemunduran. Seyogianya pesta olahraga usia di bawah 17 tahun tersebut dilaksanakan di Jateng pada 2016. Namun, karena keterbatasan anggaran dan tidak dapat restu dari pemerintah pusat, maka diundur pada pertengahan 2017.


Sementara PON Remaja 1 dilaksanakan di Jawa Timur 2014. “Ya, memang sempat mundur dua kali. Bahkan, pernah ada wacana untuk pindah ke Kaltim atau Sumsel jika jadi tetap dilaksanakan 2017,” tandas dia.


Mengenai persiapan kontingen Sumsel, Dhennie menuturkan, “Untuk PON Remaja beberapa cabor sudah mempersiapkan atlet. Bahkan, ada yang sudah mengikuti Pra-PON Remaja. Ya, nanti akan kita laporkan dengan gubernur (Alex Noerdin) hasil rapat ini untuk ditindaklanjuti dengan pengprov cabor,” tandas dia.


Pada Musornaslub dan RAT KONI Pusat, KONI Sumsel juga mengutus Sekretaris Umum A Taqwa dan Kepala Bidang Organisasi H Asdit Abdullah. (ion/ce2/ira/JPG)

EDITOR: Irawan Dwi Ismunanto