
Ilustrasi
JawaPos.com - Bauran energi yang ditargetkan pemerintah sebesar 10,4 persen pada tahun 2016 tidak tercapai. Hingga Desember 2016, bauran energi tercatat hanya sebesar 7,7 persen.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Abadi Purnomo dalam konferensi pers di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (4/8).
"Ini artinya ada gap sehingga untuk mencapai (bauran) 23 persen di 2025 harus ada akselerasi. Tidak mungkin lagi dilakukan dengan hal-hal yang biasa," terangnya.
Kondisi tersebut memunculkan pesimisme pemerintah jika bauran energi tahun 2025 sebesar 23 persen tidak akan tercapai. Menurutnya, mengoptimalkan penggunaan panel surya adalah solusinya.
Abadi mengungkapkan, saat ini masih banyak bangunan-bangunan pemerintah maupun swasta tidak menggunakan panel surya. Padahal, penggunaan panel surya dapat mengakselerasi bauran energi nasional.
"(Bauran energi) bisa di genjot kalau ini dimasukan akselerasi panel surya, panel surya di semua sektor terutama bangunan-bangunan pemerintah dan swasta pribadi, serta pabrik-pabrik. Lalu bagiamana akselerasi penggunaan B20 dan yang ketiga mengutilisasi panel-panel surya yang sudah terpasang saat ini karena masih ada kendala dalam operasional," tandasnya.
Sekedar informasi, Dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) pemerintah mendorong bauran energi primer sebesar 23 persen untuk energi terbarukan pada tahun 2025 mendatang. Nantinya pemanfaataan EBT terbanyak pada tahun 2025 adalah PLTA dengan nilai 10 persen. Pemanfaatan terbesar kedua diikuti oleh tenaga panas bumi sebesar 8 persen dari bauran energi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
