
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Senin (6/4). (Istimewa)
JawaPos.com - Proyek revitalisasi Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan pembangunan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara dimulai, Senin (6/4). Langkah ini diambil untuk mengubah kesan pasar yang kumuh menjadi pusat ekonomi modern yang bersih, tertata, dan nyaman bagi warga Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, pasar tradisional adalah jantung kehidupan warga. Fokus utama dari revitalisasi ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan juga kenyamanan dan keamanan transaksi melalui digitalisasi.
"Jakarta akan terus merapikan pasar-pasar tradisional. Dari total 153 pasar, saat ini lebih dari 60 pasar sudah menerapkan sistem pembayaran digital secara penuh. Dengan demikian, pasar menjadi lebih rapi, nyaman, dan aman, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya," ujar Gubernur Pramono di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Senin (6/4).
Detail Proyek: Pasar Gardu Asem & Kramat Jaya
Kedua pasar ini akan memiliki konsep yang berbeda sesuai dengan kebutuhan wilayahnya.
Pasar Gardu Asem (Kemayoran) berdiri di lahan 1.735 meter persegi. Pasar ini nantinya mampu menampung 208 pedagang dengan rincian 80 kios dan 128 los. Saat ini, para pedagang telah direlokasi sementara ke Pasar Nangka Bungur.
Sedangkan Pasar Kramat Jaya, Cilincing, akan dibangun di atas lahan baru seluas 2.617 meter persegi. Pasar ini akan dilengkapi fasilitas olahraga di lantai dua, menjadikannya ruang publik fungsional bagi warga sekitar.
Fasilitas Modern dan Ramah Disabilitas
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan memastikan fasilitas di kedua pasar ini akan sangat lengkap. Mulai dari ruang laktasi, akses disabilitas, hingga penggunaan energi terbarukan lewat panel surya.
Fasilitas pendukung lainnya meliputi jaringan air PAM Jaya dan CCTV 24 jam toilet umum dan disabilitas, area parkir luas dan sistem proteksi kebakaran (hydrant) serta tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang terorganisir.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
