
BERTAHAN: Laxmi, 28, salah seorang korban air keras yang menjadi tokoh kampanye melawan kekerasan terhadap perempuan di India.
JawaPos.com - Malang benar nasib perempuan 35 tahun asal Distrik Rae Bareli, Uttar Pradesh, India, ini. Dia disiram air keras untuk kali kelima. Dan lagi-lagi, pelaku berhasil melarikan diri.
Padahal, saat kejadian, dia berada dalam pengawasan polisi selama 24 jam. Petugas bersenjata tersebut hanya berjarak 20–25 langkah dari lokasi, tapi tak mampu menangkap pelaku. Kepolisian pun menjadi bulan-bulanan cemoohan.
Kejadian nahas itu berlangsung Sabtu (1/7) di hostel khusus perempuan yang ditinggalinya. Sekitar pukul 21.00, dia keluar hotel untuk mengambil air. Saat itulah pelaku yang diduga memanjat tembok pagar untuk masuk area hostel menyiramkan air keras ke korban. ’’Tidak ada petunjuk dari rekaman CCTV. Kami akan menunggu hasil rekam medis dulu,’’ ujar salah seorang petugas kepolisian.
Perempuan yang tidak disebutkan namanya itu diperkosa ramai-ramai dan disiram air keras pada 2008 lalu. Pelaku penyiraman adalah kakak beradik Dileep dan Pradeep Singh.
Korban bersengketa masalah properti dengan dua pria itu. Korban melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Tidak terima, Singh bersaudara menyerang korban dua kali lagi dengan air keras. Yaitu pada 2012 dan 2013. Mereka telah ditangkap dan diadili.
Maret lalu, saat bepergian dengan kereta api bersama putri-putrinya, dia kembali diserang. Saat itu dia dipaksa meminum cairan yang bisa melepuhkan kulit tersebut. Pelakunya adalah dua pria yang sama. Mereka bebas dengan jaminan April lalu. Karena kondisinya itulah, dia akhirnya dikawal polisi. (BBC/NDTV/sha/c19/any)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
