6 Cara Menjaga Imun Tubuh Agar Tetap Stabil
JawaPos.com -- Menjaga daya tahan tubuh sangat penting agar kita tetap sehat dan tidak mudah jatuh sakit, terutama bagi kamu yang memiliki aktivitas padat dan harus menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.
Imunitas yang kuat akan membantu tubuh melawan virus, bakteri, serta berbagai infeksi yang bisa mengganggu kesehatan.
Kabar baiknya, menjaga daya tahan tubuh tidak memerlukan cara yang sulit maupun biaya besar. Dilansir dari laman halodoc dan alodokter pada Jumat (5/12), berikut ini merupakan enam cara menjaga imun tubuh agar tetap stabil.
Cara pertama yaitu kamu dapat melakukan olahraga secara teratur karena dapat memperkuat sistem kekebalan yang dapat membantu tubuh melawan infeksi virus.
Menurut anjuran World Health Organization (WHO), orang dewasa direkomendasikan untuk berolahraga dengan intensitas ringan ke sedang selama 150 menit dalam satu minggu.
Durasi ini bisa dibagi-bagi menjadi 30 menit per hari sebanyak lima hari. Nah, contoh olahraga yang dapat kamu lakukan adalah berjalan, berjogging, bersepeda, yoga, berenang, atau jenis olahraga lainnya.
Selanjutnya yaitu kamu dapat istirahat yang cukup melalui tidur sekitar 7-9 jam setiap malamnya, merupakan cara sederhana untuk meningkatkan sekaligus menjaga sistem imun tubuh tetap kuat.
Pasalnya, tanpa tidur atau istirahat yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi sitokin dalam jumlah banyak. Nah, sitokin merupakan sejenis protein pada tubuh yang berfungsi untuk melawan peradangan, infeksi, sekaligus secara efektif menciptakan respon imun tubuh.
Makanan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan agar tubuh tetap sehat dan imun tubuh menjadi stabil.
Sebab, makanan dengan gizi seimbang mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Contohnya seperti serat, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral penting lainnya. Asupan nutrisi tersebut berperan dalam menjaga sistem imun dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Stres yang tidak terkendali bisa meningkatkan produksi hormon kortisol. Jika kadar hormon kortisol meningkat dalam waktu lama, fungsi sistem kekebalan tubuh bisa melemah. Karena itu, sangat penting untuk mengelola stres dengan baik agar daya tahan tubuh tetap optimal.
Terkena paparan asap rokok dan alkohol secara berlebih dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Perokok memiliki risiko tinggi untuk mengalami infeksi par, seperti bronkitis dan pneumonia.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
