
Sejumlah pekerja penggali membongkar makam di komplek pemakaman di Kampung Klampisan, Semarang, Rabu (15/8).
JawaPos.com - Sebuah komplek pemakaman di Kampung Klampisan, Purwoyoso, Ngaliyan, Kota Semarang akhirnya direlokasi, Rabu (15/8). Telah berdiri di sana sejak ratusan tahun lamanya, tempat pemakaman itu akhirnya harus dipindah karena menjadi satu-satunya lahan yang tersisa akibat proyek tol seksi V Batang-Semarang.
Proses relokasi komplek seluas 5.300 hektare itu diawali dengan pembongkaran sekitar seribu lebih makam berisi jasad yang dilakukan oleh sekitar 70 penggali. Dan dilakukan dengan peralatan manual, tanpa bantuan alat berat.
"Ada sekitar 1.200 makam di sini kalau kita lihat dari data ahli warisnya beserta laporan warga. Tapi mungkin bisa juga nanti lebih," kata pengelola makam yang juga Ketua Paguyuban Ngarso, Rubiono di lokasi, Rabu, (15/8).
Rubiono mengatakan, ribuan jasad ini sesuai perjanjian akan dipindah ke area baru yang jaraknya 500 meter dari lokasi sekarang. "Luasnya 12 ribu meter lebih. Akan direlokasi ke sana sesudah penggalian selesai," sambungnya.
Untuk latar belakang makam sendiri, Rubiono mengatakan keberadaannya sudah ada sejak ratusan tahun lebih. Sering disebut Makam Klampisan, lantaran konon mengambil nama sesepuh desa yang pertama kali dimakamkan di sana.
"Kita gelar juga acara selamatan, tumpengan, berdoa bersama warga dan petugas yang menggali berdoa untuk keselamatan. Karena letak sesepuh makam ini juga masih dicari," terangnya lagi.
Kegiatan pembongkaran tersebut, lanjut Rubiono, dimulai hari ini hingga sebulan ke depan. Proses pembongkaran ini sendiri, katanya, turut disaksikan oleh beberapa ahli waris. Mereka adalah warga Klampisan.
Salah satu ahli waris warga Klampisan yang turut menyaksikan menyaksikan pemindahan makam ini, Widodo berharap agar segala tahapan dapat bisa dijalankan dengan baik. Ia pun mengaku ikhlas jika makam leluhurnya ini harus dipindah.
"Awalnya memang berat merelakannya. Tapi karena untuk jalan tol mau bagaimana lagi. Kompenasasi ahli waris tidak ada, tapi dengan lokasi makam baru nanti semoga di tempatnya lebih baik dan rindang. Dan ada ketersediaan air jadi bisa ziarah malam," jelasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
