Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 April 2026 | 12.23 WIB

BPD Bali Perkuat Digitalisasi Pengadaan Pemerintah Daerah Lewat KKI Onine

Kolaborasi Pemprov Bali bersama BPD Bali dan Mbizmarket, luncurkan KKI Online untuk pembayaran pengadaan digital yang lebih transparan dan fleksibel. (Istimewa). - Image

Kolaborasi Pemprov Bali bersama BPD Bali dan Mbizmarket, luncurkan KKI Online untuk pembayaran pengadaan digital yang lebih transparan dan fleksibel. (Istimewa).

JawaPos.com – Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) mengembangkan fitur pembayaran digital dalam mendukung implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) pada belanja pengadaan. Pengembangan fitur KKI Online Payment BPD Bali memungkinkan proses pembayaran belanja pemerintah daerah dilakukan secara end-to-end digital serta terintegrasi dengan sistem pengadaan.

Dr. I Wayan Serinah, S.Sos., M.Si., Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Bali   menyampaikan bahwa  jajaran di Provinsi Bali diinstruksikan untuk segera beradaptasi dengan sistem KKI Online dalam proses pengadaan barang dan jasa untuk mendukung penyerapan anggaran yang lebih efektif, efisien, akuntabel, dan transparan”.

Direktur IT sekaligus Operasional BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa “Dibandingkan dengan sistem pembayaran sebelumnya, KKI dalam ekosistem digital ini menawarkan kendali yang lebih baik melalui virtual card di mana setiap pemegang kartu memiliki batasan dan kontrol yang jelas, serta dilengkapi dengan keamanan berlapis seperti PIN, kata sandi mobile banking, dan token khusus dari sistem Mbizmarket untuk memastikan transaksi tetap aman dan terpantau secara sistematis”.

Dibandingkan dengan implementasi KKI berbasis QRIS yang telah berjalan sebelumnya, KKI Online Payment menghadirkan keunggulan berupa kemampuan mengakomodasi transaksi hingga Rp200 juta per transaksi, sehingga lebih relevan untuk kebutuhan belanja pengadaan pemerintah daerah dengan nilai yang lebih besar.

Dalam implementasinya, BPD Bali berperan sebagai penerbit (issuer) sekaligus sebagai pengakuisisi (acquirer) sehingga transaksi dikategorikan sebagai on-us. Skema ini memberikan efisiensi biaya melalui merchant discount rate yang lebih rendah, yaitu sebesar 1% dibandingkan dengan skema off-us di mana issuer dan acquirer berasal dari bank yang berbeda.

Selain meningkatkan efisiensi biaya, implementasi KKI Online juga memberikan dampak langsung terhadap proses operasional. Di sisi lain, bagi penyedia barang dan jasa, mekanisme ini memberikan keuntungan karena pembayaran dapat diterima lebih cepat, yaitu maksimum H+1 setelah Berita  Acara  Serah  Terima  (BAST) barang/  jasa dilakukan, sehingga membantu menjaga arus kas usaha, khususnya bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, CEO dan Co-Founder Mbizmarket, Ryn M.R. Hermawan, menyatakan bahwa dengan peluncuran KKI Online Payment bersama BPD Bali, kanal pembayaran di Mbizmarket kini menjadi yang terlengkap sebagai lokapasar mitra LKPP RI dalam mendukung kebutuhan transaksi pengadaan pemerintah. 

Ia menambahkan bahwa Mbizmarket berkomitmen untuk terus mendukung transformasi digital pengadaan barang dan jasa di Indonesia melalui penguatan sistem pembayaran online agar seluruh proses transaksi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan terintegrasi dalam satu ekosistem digital, serta mendorong optimalisasi penggunaan KKI khususnya dalam pemenuhan porsi belanja GU/TU sebesar 40 persen agar penyerapan anggaran dapat berjalan lebih maksimal dan tepat waktu.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore