← Beranda

Inilah Lima Weton yang Paling Disukai Khodam Sakti dan Dipercaya Membawa Kekuatan Batin di Masa Mendatang

Zulfa Putri HardiyatiKamis, 18 Desember 2025 | 15.35 WIB
Energi Gaib yang Menyertai Lahir: Inilah Lima Weton yang Paling Disukai Khodam Sakti dan Dipercaya Membawa Kekuatan Batin di Masa Mendatang (FREEPIK)

JawaPos.com - Dalam tradisi kejawen, hubungan antara manusia dan dunia gaib bukanlah sekadar cerita turun-temurun.

 Ada jalur energi yang diyakini mengalir sejak seseorang lahir, yang kemudian membentuk watak, keberuntungan, hingga kekuatan batin tertentu.

Di antara berbagai unsur tersebut, kehadiran khodam—makhluk halus penjaga atau pendamping—menjadi salah satu bagian yang paling menarik.

 Tidak semua weton memiliki daya tarik bagi khodam, namun ada weton-weton tertentu yang diyakini memiliki pancaran energi kuat sehingga disukai oleh khodam sakti.

Menurut kanal YouTube Primbon Cirebon, lima weton berikut ini disebut sebagai yang paling disukai khodam sakti berdasarkan ilmu titen dan perhitungan dalam budaya Jawa.

Mereka membawa perpaduan energi langit dan bumi yang diyakini sangat kuat, sehingga pemiliknya kerap dianggap memiliki bakat spiritual dan kekuatan batin yang besar.

Berikut ulasannya dalam narasi yang lebih mendalam.

1.      Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon memiliki neptu 17, gabungan antara hari Sabtu dengan pasaran Kliwon. Hari Sabtu dinaungi segel Cakra Mahkota Bumi, sementara Kliwon berada di bawah Cakra Mahkota Langit.

Perpaduan dua mahkota ini menciptakan energi spiritual yang luar biasa kuat.

Tak heran pemilik Sabtu Kliwon kerap disebut memiliki intuisi tajam, kepekaan batin tinggi, serta daya spiritual yang sukar dijelaskan.

 Inilah weton yang sangat disukai khodam sakti karena pancaran energinya stabil dan besar.

2.      Jumat Kliwon

Jumat Kliwon memiliki neptu 14. Hari Jumat berada di bawah segel Cakra Ajna Bumi, pusat intuisi dan kebijaksanaan, sedangkan Kliwon berada di bawah Cakra Mahkota.

Perpaduan dua cakra tinggi ini membuat energi batin pemilik Jumat Kliwon mengalir kuat.

 Mereka sering dianggap memiliki ketenangan jiwa, kemampuan memahami hal gaib, serta kecenderungan mendalami laku spiritual. Tidak heran jika weton ini menjadi favorit banyak khodam sakti.

3.      Rabu Kliwon

Dengan neptu 15, Rabu Kliwon adalah gabungan antara hari Rabu yang berada di bawah segel Cakra Jantung Bumi dan Kliwon dengan Cakra Mahkota Langit.

 Energi ini dipercaya memunculkan kekuatan kewaskitaan, kemantapan hati, dan kemampuan membaca keadaan secara intuitif.

 Pemilik weton ini sering tampak tenang namun kuat, dan khodam sakti disebut mudah tertarik pada keteguhan batin mereka.

4.      Minggu Pon

Minggu Pon memiliki neptu 12 dan merupakan perpaduan antara hari Minggu yang dinaungi Cakra Dasar Bumi dan pasaran Pon yang berada di bawah Cakra Dasar Langit.

Perpaduan dua cakra dasar membuat weton ini membawa energi kuat terkait kekuatan fisik, ketahanan, dan keteguhan hidup.

Orang yang lahir pada Minggu Pon sering tertarik dengan dunia spiritual atau mistis, dan justru ketertarikan itu membuat mereka semakin disukai khodam sakti.

5.      Rabu Pon

Dengan neptu 14, Rabu Pon menggabungkan segel Cakra Jantung Bumi dan Cakra Dasar Langit. Ini melahirkan kepribadian penuh kasih, kuat, tegas, dan mampu menjadi pengayom bagi banyak orang.

Energi batin yang stabil dan jiwa besar yang mereka miliki membuat khodam sakti mudah melekat. Weton ini dikenal memiliki kemampuan alamiah untuk mempengaruhi keadaan melalui ketenangan dan keteguhan hatinya.

Dalam kepercayaan Jawa, weton bukanlah penentu mutlak nasib seseorang, namun menjadi salah satu petunjuk untuk memahami diri.

 Lima weton ini diyakini membawa anugerah energi spiritual yang besar, namun tetap saja segala kejadian di hidup manusia kembali pada kuasa Sang Pencipta.

Kepekaan, kebijaksanaan, dan kehati-hatian adalah kunci agar energi dari weton tidak menjadi beban, melainkan menjadi jalan menuju kebaikan dan keseimbangan batin.

Semoga ulasan ini bisa menjadi tambahan wawasan dan membantu mengenali potensi spiritual yang mungkin tersembunyi dalam diri masing-masing.

EDITOR: Hanny Suwindari