← Beranda

7 Pantangan Bulan Suro Bagi Pemilik Weton Tulang Wangi, Apa Saja?

Elista Ita YustikaMinggu, 22 Juni 2025 | 05.12 WIB
Pantangan bulan Suro

JawaPos.com - Bulan Suro, yang bertepatan dengan bulan Muharam dalam kalender Hijriah, dianggap sebagai bulan yang penuh kesakralan dan nuansa mistis oleh masyarakat Jawa.

Bulan ini sering dikaitkan dengan berbagai ritual serta pantangan yang dipercaya dapat menangkal nasib buruk.

Salah satu kelompok yang perlu memperhatikan pantangan khusus selama bulan Suro adalah mereka yang memiliki weton tulang wangi.

Dalam tradisi Jawa, weton ini diyakini memiliki karakteristik dan energi tertentu yang memerlukan kehati-hatian ekstra selama bulan yang dianggap keramat ini.

Dilansir dari kanal YouTube Zaki on TV, Sabtu (21/6), berikut adalah tujuh pantangan yang sebaiknya dihindari oleh pemilik weton tulang wangi agar tidak menarik energi negatif selama bulan Suro:

1. Berpergian Jauh

Pemilik weton tulang wangi disarankan untuk tidak melakukan perjalanan jauh selama bulan Suro. Bulan ini diyakini sebagai waktu di mana energi negatif berkeliaran lebih bebas.

Menghindari perjalanan jauh dapat membantu menjaga diri dari risiko yang tidak diinginkan serta memastikan keselamatan selama masa sakral ini.

2. Menghadiri Perayaan Besar

Sebaiknya hindari menghadiri pesta atau hiburan berlebihan. Bulan Suro lebih cocok diisi dengan kegiatan reflektif seperti berdoa, merenung, dan memperbaiki diri.

Hiburan yang berlebihan dikhawatirkan dapat menarik energi negatif dan mengundang musibah.

3. Memulai Usaha atau Proyek Baru

Memulai usaha atau proyek besar pada bulan Suro dianggap tidak bijaksana, terutama bagi pemilik weton tulang wangi.

Energi bulan ini penuh dengan ketidakpastian, sehingga dapat menghambat kelancaran usaha. Disarankan untuk menunggu hingga bulan berikutnya.

4. Terlibat dalam Konflik

Bulan Suro adalah waktu yang tepat untuk menjaga kedamaian batin dan menghindari konflik.

Pemilik weton tulang wangi sebaiknya menjauh dari pertengkaran atau situasi yang dapat memicu permusuhan.

5. Keluar Rumah pada Malam Jumat Kliwon

Malam Jumat Kliwon yang jatuh di bulan Suro dianggap sebagai malam yang sangat keramat. Pada malam tersebut, energi negatif diyakini sangat kuat.

Oleh karena itu, sebaiknya menghindari keluar rumah dan lebih baik mengisi waktu dengan doa serta meditasi.

6. Merenovasi atau Pindah Rumah

Renovasi atau pindah rumah selama bulan Suro sebaiknya ditunda. Perubahan besar seperti ini dipercaya dapat mengganggu keseimbangan energi dalam rumah dan membawa ketidakharmonisan. Menunggu hingga bulan Suro berlalu adalah pilihan yang lebih bijak.

7. Berbicara Buruk

Mengeluarkan kata-kata kasar atau negatif merupakan pantangan penting lainnya. Ucapan buruk dapat memancing energi negatif serta menimbulkan kesalahpahaman.

Sebaliknya, berbicara dengan bijak dan positif akan membantu menciptakan keharmonisan dan ketenangan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho