JawaPos.com - Dalam kehidupan masyarakat Jawa, weton atau hari lahir seseorang dipercaya membawa pengaruh besar terhadap karakter dan perjalanan hidup.
Salah satunya adalah mereka yang lahir di hari Sabtu Kliwon. Gabungan antara hari Sabtu dan pasaran Kliwon menghasilkan jumlah neptu 17, dan dari angka ini kita bisa melihat cerminan sifat dan nasib dari pemilik weton ini.
Dalam salah satu video di kanal Youtube Sabdaning Ratu, dijelaskan bahwa weton Sabtu Kliwon disebut memiliki “lakuning bumi gedhe”, artinya kehidupannya seperti bumi yang besar dan kuat.
Orang ini punya potensi besar untuk memahami sesuatu dengan dalam. Mereka cenderung pintar, mudah mengerti, dan sangat peka terhadap lingkungan.
Namun, di sisi lain, mereka punya kebiasaan yang agak unik: suka “mutung omongane dewe” alias sering tidak menyelesaikan ucapannya.
Kadang mereka juga tidak suka dibantah, sehingga sering merasa tidak cocok dengan banyak orang. Inilah sebabnya, pemilik weton ini cenderung sedikit teman, tapi tetap kuat secara pribadi.
Dari sisi hari Sabtunya, orang ini punya sifat suka dipuji dan menyukai hal-hal baik. Mereka juga bisa jadi sosok yang ambisius, bahkan sampai terkesan serakah terhadap hal-hal yang mereka inginkan.
Mereka senang meniru sesuatu yang dianggap baik. Menariknya, mereka disarankan untuk menanam tanaman yang serba dangkel, karena dipercaya tanaman itu akan tumbuh subur, seolah selaras dengan energi mereka.
Baca Juga: Masa Kejayaan dan Kesuksesan, Rezeki, dan Jodoh Terbaik untuk Weton Sabtu Pahing Menurut Primbon
Dari sisi pasaran Kliwon, pemilik weton ini punya kemampuan komunikasi yang baik. Mereka pandai berbicara dan bisa menjadi pengingat yang baik bagi orang lain. Namun, ada ujian hidup yang harus mereka waspadai.
Godaan terbesar mereka adalah nafsu birahi dan makan. Jika bisa mengendalikan hal ini, mereka akan mendapat anugerah dan kejayaan dari Tuhan. Tapi jika tidak, hidup mereka bisa penuh dengan kesengsaraan.
Nasib pemilik weton Sabtu Kliwon disebut “tibo lungguh”, yang berarti mereka akan mudah meraih pangkat atau jabatan tinggi.
Tapi, tentu saja keberhasilan itu perlu diiringi dengan usaha dan doa. Untuk selamatan, mereka disarankan menggunakan bubur sumsum dan membaca doa Inna asaluka salamatan fiddin.
Menariknya, dalam urusan keuangan, pemilik weton ini justru dikenal pandai menabung dan mampu menyimpan rezeki dengan baik.
Masa kejayaan mereka ada di usia 48, 78, dan 84 tahun, sedangkan masa sulit bisa terjadi pada usia 18, 30, 60, dan 96 tahun.
Soal jodoh, pasangan yang paling cocok adalah yang memiliki jumlah neptu yang jika dijumlahkan dengan 17, kemudian dibagi 7, hasilnya adalah Tibo Sanggar Waringin, hitungan jodoh terbaik dalam primbon Jawa.
Akhir kata, meskipun weton bisa memberi gambaran tentang kepribadian dan jalan hidup, pada akhirnya semua tetap bergantung pada usaha, doa, dan takdir Tuhan.
Semoga pengetahuan ini bisa menjadi cermin untuk mengenal diri lebih dalam dan memperbaiki arah kehidupan.