Para penyedia jasa andong wisata yang sedang ngetem di kawasan Jalan MH Thamrin Bojonegoro pada sore hari. (Radar Bojonegoro)
JawaPos.com – Setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro merelokasi puluhan pedagang yang kini ditempatkan di kawasan Jalan MH Thamrin, Bojonegoro atau biasa dijuluki Maliogoro. Para pedagang yang direlokasi mulai merasakan dampak positifnya.
Utamanya adalah dampak positif yang dirasakan dari segi ekonomi yaitu meningkatnya pendapatan setelah kawasan Maliogoro itu dibangun lebih bagus dari sebelumnya.
Maliogoro terbukti mampu menyedot perhatian banyak masyarakat yang penasaran untuk berkunjung ke sana.
Selain menguntungkan bagi para pedagang, adanya kawasan Maliogoro juga berdampak positif bagi para penyedia jasa transportasi khususnya Andong.
Seperti dilansir dari Radar Bojonegoro (JawaPos Group) transportasi tradisional yang digerakkan oleh kuda ini banyak diminati oleh masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh salah satu penyedia jasa Andong bernama Kandar. Ia mengaku setiap hari Andong miliknya ngetem di Maliogoro dan memanfaatkannya sebagai salah satu peluang jasa transportasi wisata yang mengitari kota.
Ia merasakan perbedaan dari sebelum dan sesudah dibangunnya kawasan Jalan MH Thamrin Bojonegoro itu.
“Sebelum dibangun Maliogoro, dulu kita keluarnya siang untuk transportasi pasar. Kadang jika malam ke taman Rajekwesi tapi tidak seramai di Maliogoro,” ujar Kandar.
Ia menyebut dengan ramainya pengunjung yang datang ke Maliogoro, jasa transportasi Andong miliknya juga ikut ramai diserbu pengunjung.
Dirinya mengaku bersyukur dengan adanya hal tersebut. Sebab, dengan begitu pendapatannya meningkat dan bisa memenuhi kebutuhan keluarganya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
