
ilustrasi kue keranjang khas imlek./Freepik
JawaPos.com – Berbicara tentang Imlek, maka pembahasan soal makanan atau kuliner Tionghoa tidak akan ada habisnya.
Di Indonesia, kue keranjang merupakan makanan khas yang tak pernah absen pada perayaan Imlek setiap tahunnya.
Makanan manis dan lezat ini, biasa disebut ‘Dodol Ranjang’ oleh masyarakat Tegal yang menjadi salah satu pusat produsen dodol khas Tionghoa ini.
Dilaporkan Radar Semarang (JawaPos Grup), meskipun Dodol Ranjang sangat kental dengan kuliner Indonesia, dimana makanan ini berbahan dasar ketan, tepung terigu, dan gula jawa, tapi ini bukan berasal dari Indonesia, melainkan asli dari Tiongkok.
Kendati berasal dari Tiongkok, kue keranjang sudah masuk ke negara kita sejak zaman penjajahan dulu bersamaan dengan migrasi suku Tionghoa ke Indonesia.
Kue ini disebut kue keranjang atau dodol ranjang karena proses pembuatannya melalui cetakan berbentuk keranjang.
Pada zaman dahulu, kue keranjang ini digunakan sebagai persembahan pada upacara sembahyang leluhur yang umum dilakukan masyarakat Tionghoa.
Upacara sembahyang leluhur biasa diadakan tujuh hari sebelum mulainya Tahun Baru Imlek dan puncaknya pada malam hari Tahun Baru Imlek.
Awalnya kue keranjang ini diyakini juga dimaksudkan sebagai hidangan untuk menyenangkan Dewa Tungku atau Dewa Kompor yang familiar dalam kepercayaan Tiongkok.
Pemberian hidangan manis ini dengan tujuan agar Dewa Tungku membawa laporan yang menyenangkan kepada Raja Langit (Jade Hong Siang Te).
Selain itu, karena bentuknya yang bulat, kue keranjang ini juga bermakna agar keluarga yang merayakan Imlek bisa terus bersatu, rukun, dan tekun menghadapi tahun yang akan datang.
Pada zaman dahulu, jumlah atau tinggi kue keranjang menandakan kemakmuran keluarga pemilik rumah. Biasanya kue keranjang disusun ke atas dengan cupcake berwarna merah di atasnya.
Setiap tahun menjelang perayaan Imlek, sejumlah produsen kue keranjang mulai melakukan ekspansi besar-besaran ke seluruh wilayah Indonesia khususnya daerah dengan penduduk Tionghoa terbanyak dan mulai memproduksi makanan ini.
Kue keranjang yang berbentuk bulat kecil dan sudah matang akan dikemas dalam plastik dan ditempel stiker merek berwarna merah lalu dimasukkan ke dalam karton kecil.
Satu kotak karton kecil berisi empat kue keranjang. Kemudian, satu kotak kecil tersebut akan dimasukkan ke dalam kotak karton yang lebih besar dan siap diedarkan dan dipasarkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
