alexametrics

Raih Sertifikasi CIP-M, Explorer Dream Siap Berlayar Lagi

18 Juli 2020, 09:35:59 WIB

JawaPos.com – Industri pelayaran bersiap untuk restart setelah hiatus beberapa saat karena efek pandemi virus korona jenis baru atau Covid-19. Namun, untuk memastikan kapal pesiar tidak menjadi klaster penularan baru, banyak protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Termasuk, mendapatkan sertifikasi bahwa kapal layak untuk berlayar kembali karena bebas Covid-19 atau penyakit menular lainnya.

Genting Cruise Lines termasuk yang memastikan hal itu. Kapal pesiar miliknya, Explorer Dream menjadi yang pertama di dunia menerima sertifikasi pencegahan infeksi untuk industri Maritim (the Certification in Infection Prevention for the Maritime industry/CIP-M) dari lembaga berkelas dunia, DNV GL. Sertifikasi itu bersamaan dengan pengumuman bahwa Explorer Dream akan memulai kembali pelayarannya di Taiwan pada 26 Juli 2020.

Pada perjalanan pertama setelah industri pelayaran shutdown karena pandemi Covid-19 , mereka menawarkan trip Taiwan Island-Hopping. “Genting Cruise Lines bangga dengan pencapaian ini, sebab kami terus menerapkan standar baru untuk armada dan industri maritim melalui sertifikasi CIP-M,” kata Presiden Genting Cruise Lines, Kent Zhu.

Dengan sertifikasi CIP-M untuk Explorer Dream, Genting Cruise Lines bersama dengan DNV GL memperkenalkan standar keselamatan baru yang disesuaikan secara khusus untuk industri maritim. Itu mencakup peningkatan prosedur pengendalian infeksi penyakit menular, sistem untuk keselamatan serta kesehatan bagi tamu dan anggota kru kapal.

Sebab, CIP-M didasarkan pada acuan dari DNV GL yang ketat dalam manajemen risiko infeksi penyakit menular, dan telah digunakan untuk akreditasi dan sertifikasi dilebih dari 630 rumah sakit di seluruh dunia. “Kami secara proaktif mengambil langkah-langkah positif secara bertahap untuk mengembalikan operasional, dimulai dari Taiwan. Termasuk langkah untuk meningkatkan keselamatan dan pencegahan untuk melindungi semua yang ada di kapal. Kami juga melengkapi fasilitas yang ada seperti ventilasi untuk memastikan 100 persen ada udara segar di kapal,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Taiwan adalah tujuan ideal bagi Genting Cruise Lines untuk melanjutkan pelayaran dream cruises menggunakan kapal Explorer Dream. Apalagi, Taiwan juga berhasil melawan Covid-19. Seperti diketahui, jumlah kasus Covid-19 di negara itu sangat rendah jika dibandingkan dengan angka global. Selain itu, Taiwan juga sudah mendapatkan pengakuan oleh para ahli sebagai salah satu negara yang memiliki skenario penanggulangan Covid-19 paling efektif di dunia.

Saat ini, Taiwan juga sudah mulai mengambil langkah-langkah proaktif untuk menghidupkan kembali ekonomi mereka. Termasuk, membuka kembali sektor pariwisata. Itulah kenapa, Taiwan yang aman bagi pelancong cocok dengan kapal yang juga sudah dipastikan aman untuk berlayar.

Explorer Dream nantinya akan beroperasi secara pergi-pulang dari pelabuhan di Kota Keelung, Taiwan. Beberapa pilihan perjalanan sudah disiapkan. Misalnya, dua, tiga, dan empat malam ke pulau Penghu, Matsu dan Kinmen, serta Hualien di Taiwan. Kata Kent Zhu, sudah ada respons yang luar biasa sejak diluncurkannya rencana perjalanan di Taiwan dengan Explorer Dream.

”Sertifikasi CIP-M baru kami akan membantu operator kapal untuk memulihkan kepercayaan penumpang dan memulai kembali operasional begitu situasi memungkinkan,” kata Manajer Regional Asia Tenggara, Pasifik & India, DNV GL – Maritime Cristina Saenz de Santa Maria.

Sementara, Kepala departemen Inspeksi & Survei Bahamas Maritime Authority (BMA) Stephen Keenan mengatakan, pihaknya senang bahwa kapal pesiar berbendera Bahama adalah yang pertama menerima sertifikasi CIP-M. Pendekatan inovatif untuk memitigasi risiko Covid-19 dan penyakit menular lainnya di kapal akan membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap kapal pesiar saat sektor itu dibuka kembali.

Selama pandemi, Genting Cruise Lines akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti kewajiban untuk mengukur suhu tubuh sebelum boarding, dan saat mendarat. Lalu, sanitasi yang ditingkatkan termasuk disinfeksi dan prosedur kebersihan lain untuk kabin tamu serta area publik. Selain itu, proses check-in dan boarding online juga diubah untuk meminimalkan kepadatan. Physichal distancing juga diterapkan dengan mengurangi kapasitas di tempat-tempat tertentu. Bahkan, untuk prasmanan, akan dilayani oleh kru yang mengenakan masker dan sarung tangan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : Ratih Paramitha



Close Ads