alexametrics

Pantai Tugu Probolinggo Sajikan Aneka Keindahan Khas Pesisir

2 Oktober 2021, 15:48:58 WIB

Dulu destinasi ini adalah kawasan pesisir yang kumuh dan kotor. Tak ada yang menjamahnya. Namun, berkat kerja keras segenap warga dan pemerintah desa, kini pantai tersebut menjadi desa wisata yang naik daun.

DEWI Pantai Tugu terletak di wilayah perbatasan Kabupaten Probolinggo dengan Kota Probolinggo. Dari jalan kabupaten Desa Pabean, Dringu, jaraknya hanya sekitar 500 meter ke arah utara.

Akses jalan tersebut juga sudah representatif. Dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Masuk ke objek wisata juga tidak ribet. Pengunjung yang datang tidak ditarik retribusi masuk. Hanya dikenakan tarif parkir kendaraan yang dibawa.

Saat memasuki kawasan wisata tersebut, pengunjung bisa menikmati sejumlah wahana yang sudah disiapkan. Mulai wisata mangrove, pantai yang cukup indah, wisata perahu, dan sejumlah wahana permainan bagi anak-anak.

Sejatinya, objek wisata tersebut terbilang masih ”baru”. Mulai dikembangkan pada 2018 lalu. Pemerintah Desa Pabean bersama warga menyulap tepi laut yang dulunya kumuh, kotor, dan sepi menjadi potensi wisata Pantai Tugu.

Pengemasannya pun tidak asal-asalan. Kawasan wisata Pantai Tugu dibuat berbeda dengan wisata pantai lainnya. Salah satunya adalah keberadaan area permainan bagi anak-anak di kawasan pantai. Karena itu, destinasi tersebut sangat cocok bagi wisatawan yang datang bersama anak-anak. Mereka bisa mendapatkan hiburan dan kebahagian bermain di alam tepi laut.

”Selain pantai yang sudah ditata, ada juga wisata mangrove. Pengunjung juga bisa menikmati wisata perahu dengan tarif yang sudah ditentukan. Pengunjung akan diajak keliling ke tengah laut dengan menggunakan perahu mesin,” kata Mistari, 39, ketua RT 4, RW 5, Desa Pabean, yang menjadi pengelola Pantai Tugu.

Aneka wahana yang sudah disajikan pengelola objek wisata itu bak magnet yang bisa menarik wisatawan. Mistari mengatakan, pengunjung kawasan wisata tersebut sudah terbilang lumayan.

Sejak pagi hingga sore hari, wisatawan datang silih berganti. Terutama saat Sabtu, Minggu, dan hari libur. ”Tapi, karena pandemi Covid-19, sementara sepi lagi,” katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : mas/c13/ris

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads