alexametrics

Fasilitasi Pembukaan Wisata di Banyuwangi

31 Juli 2020, 18:58:05 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendorong persiapan pembukaan pariwisata di Banyuwangi. Itu dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengajak pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif memulihkan destinasi wisata di Banyuwangi. Strateginya tidak hanya membangun infrastruktur, konsep promosi, dan sumber daya, tetapi juga menciptakan daya tarik wisata yang baru bagi pariwisata Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan berbasis cleanliness, health, safety, and environmental sustainability (CHSE). ”Bisnis pariwisata adalah bisnis kepercayaan,” katanya.

Wishnutama juga menyampaikan bahwa ada perubahan tren baru pariwisata setelah pandemi Covid-19. Muaranya pada quality tourism atau perjalanan pariwisata yang lebih berkualitas. Untuk itu, setiap daerah atau destinasi wisata harus menerapkan protokol kesehatan. ”Kesehatan masyarakat dan produktivitas perekonomian harus dijalankan dengan seimbang,” tuturnya.

Untuk mendukung kembalinya destinasi wisata di Banyuwangi, Kemenparekraf akan memfasilitasi penyediaan fasilitas kamar kecil di Alas Purwo dan kawasan agrowisata di Tamansuruh. Pihaknya juga menambah alat penunjang kebersihan dan keamanan seperti tempat cuci tangan, tempat sampah, toilet portabel, dan masker.

Bupati Banyuwangi Azwar Anas mengatakan, sebagian besar masyarakat Banyuwangi telah sadar untuk menerapkan protokol kesehatan. Antara lain, penggunaan teknologi serta sertifikasi protokol kesehatan di berbagai bidang usaha. ”Kami telah membuat aplikasi panduan kesehatan serta sertifikasi kebersihan dan kesehatan dari dinas kesehatan yang meliputi hotel, homestay, kafe, restoran, dan warung makan,” ungkapnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/tau/c20/fal



Close Ads