Google Destination Insights, Masyarakat Kembali Berani Bepergian Jauh

27 September 2022, 09:30:03 WIB

JawaPos.com – Salah satu industri yang paling terpukul karena pandemi Covid-19 adalah sektor pariwisata. Karena berbasis perjalanan dan pertemuan langsung, aturan pembatasan perjalanan dan kerumunan membuat industri ini langsung mati selama pandemi.

Pelaku industri pariwisata dalam negeri langsung merasakan dampaknya. Sektor turunan lainnya juga nggak ketinggalan, ikut teriak karena pandemi membuat mereka kehilangan pemasukan.

Hampir tiga tahun, pariwisata Indonesia mulai bangkit. Terbaru, Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) menilai Indonesia berhasil menangani pandemi Covid-19 dan mendorong kebangkitan pariwisata. Hal ini berdampak besar terhadap kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja dalam semangat pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Hal yang sama juga diungkap oleh Google Destination Insights. Google, melalui datanya mengungkapkan bahwa tanda-tanda minat bepergian masyarakat secara umum telah pulih. Untuk periode bulan Juni hingga Agustus tahun ini, dijelaskan oleh Vania Anindiar, Travel Industry Analyst, Google Indonesia, saat ini masyarakat sudah tidak lagi tahan dan kembali ingin melakukan perjalanan wisata.

“Hari Pariwisata Sedunia tidak hanya mengingatkan kita terhadap kebutuhan untuk bepergian dan mengeksplorasi, tetapi juga menemukan berbagai destinasi untuk bersantai dan melarikan diri sejenak dari stres dan hiruk-pikuk kehidupan di kota besar,” ucapnya secara daring pada Senin (26/9).

Vania menambahkan, masyarakat Indonesia sekarang-sekarang ini sudah kembali berwisata dan ingin “healing”. Wisata selepas pandemi Covid-19 juga dikatakan merupakan wujud perawatan dan refleksi diri.

“Makna bepergian kini jadi lebih dalam, tak lagi sekadar menjadi aktivitas untuk melihat tempat-tempat baru. Ini adalah bentuk perawatan diri, momen menenangkan untuk melakukan refleksi diri, dan menjadi ‘me time’ yang sangat berharga,” lanjut Vania.

Sementara berdasarkan data Google Destination Insight, minat pengguna di Indonesia terhadap perjalanan ke luar negeri dan tujuan domestik tahun ini naik 17 persen bila dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019.

Kemudian, minat penelusuran untuk kategori “Akomodasi” juga mendorong pertumbuhan tersebut dengan kenaikan 21 persen, dan minat untuk Perjalanan Udara naik 11 persen pada periode yang sama.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads