Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Januari 2025 | 18.20 WIB

Petualangan Kuliner Bali: Rekomendasi Hidangan dan Jajanan Kekinian yang Memanjakan Selera oleh Melki Bajaj

Rekomendasi Kuliner Bali dari Melki Bajaj (Youtube Rumah Canda Melki) - Image

Rekomendasi Kuliner Bali dari Melki Bajaj (Youtube Rumah Canda Melki)

JawaPos.com - Siapa yang tak kenal dengan Melki Bajaj? Yang dulu termasuk dalam grup lawak Bajaj asal Jakarta.

Melki merupakan pelawak sekaligus aktor yang dulu turut membintangi sinetron Para Pencari Tuhan setiap bulan puasa.

Kini selain menjadi aktor dan pelawak, Melki menekuni vlog di kanal youtube-nya yang berisi tentang review dan kuliner makanan-makanan yang terkenal di setiap daerah Indonesia.

Pelawak ini telah menjelajahi berbagai daerah di Indonesia untuk mencicipi aneka kuliner khasnya.

Melki, melalui kanal YouTube-nya Rumah Canda Melki, telah mengunjungi sejumlah tempat seperti Cibubur, Solo, Cirebon, Magetan, dan banyak daerah lainnya.

Pada awal tahun 2025, Melki juga merekomendasikan destinasi kuliner dari Pulau Bali, pulau yang sudah terkenal di seluruh dunia.

Berikut ini adalah beberapa tempat makan yang direkomendasikan Melki saat berkunjung ke Bali.

a. Nasi Campur Bali

Nasi Campur Bali menurut indonesiakaya.com adalah hidangan nasi yang disajikan dengan beragam lauk seperti ayam, telur, sayuran, dan sate lilit yang biasanya dibuat dari ikan atau ayam. Ayam yang digunakan dimasak dengan bumbu khas Bali, menghasilkan rasa yang gurih dan khas.

Kata Melki, Nasi Campur Bali ini sangat cocok untuk di makan saat sarapan atau makan siang, di Bali Melki merekomendasikan tempat makan yang bernama Nasi Ayam Bu Oki (Jalan Nusa Dua Selatan No 27, Kab Badung).

Nasi Campur yang diambil Melki ada sambal matah, sambal embe, sayur urap, sate lilit, ayam suwir, kremes ayam, dan tak lupa juga menambahkan ayam betutu.

b. Rujak Pindang

Siapa yang tidak kenal dengan rujak kuah pindang? Kemdikbud mengatakan bahwa di Bali hidangan ini sangat populer dan mudah ditemukan. Hampir di setiap sudut wilayah, pedagang sering menjualnya. Saat siang hari, rujak kuah pindang menjadi pilihan sempurna sebagai camilan segar atau hidangan penutup untuk mengatasi panas. Perpaduan bumbu khas dengan berbagai macam buah di dalamnya membuat makanan ini sangat digemari. Sesuai namanya, rujak ini menggunakan bumbu berbahan dasar kaldu ikan pindang. Jika tidak diolah dengan benar, rasa amis bisa terasa kuat. Namun, bagi yang ahli dalam memasaknya, aroma amis sama sekali tidak tercium. Ikan pindang yang digunakan untuk rujak ini cukup beragam, mulai dari tuna hingga sarden.

Beda dengan rujak pada umumnya, Rujak Pindang di Warung Dot Lalah menjadi kunjungan Melki selanjutnya. Rujak Pindang ini berbahan dasar dari kuah air rebusan ikan pindang, yang kemudian ditambah dengan garam, cabai, dan terasi, sangat cocok dimakan dengan cuaca Bali yang tropis. Tak lupa juga dengan buah-buahannya yang menyegarkan yang terdiri dari mangga, timun, bengkuang, nanas, kedondong, pepaya, kaliasem, dan bulung boni atau rumput laut. Rujak Pindang ini hanya berharga Rp 10.000 saja.

Melki juga mencoba Tipat Catok Indomie yang berharga Rp 17.000. Tipat berisi bumbu sambal kacang seperti ketoprak yang dicampur dengan ketupat dan indomie.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore