alexametrics

Durian Maman dari Ponorogo: Masa Panen Panjang karena Punya Ketahanan

25 Maret 2020, 16:48:39 WIB

Tak salah jika durian disebut sebagai buah yang ”dinamis”. Bukan hanya bentuk maupun rasanya yang beragam, masa panennya juga beda-beda. Ada yang pendek, ada juga yang panjang seperti durian maman.

SALAH satu keunikan durian adalah masa panennya. Antarpohon biasanya memiliki siklus yang berbeda. Orang-orang biasa menyebutnya sebagai bunga pertama dan kedua.

Ada yang hanya berbunga sekali sehingga masa panennya habis saat itu juga. Namun, ada juga yang berurutan sehingga buah yang dihasilkan bisa sampai jangka waktu yang lebih panjang.

Karena itu pula, masa panen durian kali ini beragam. Di wilayah Jawa Timur (Jatim), rata-rata masa panen durian hanya tiga bulan. Sebagian besar berakhir bulan ini. Tapi, ada juga yang masih terus berbuah hingga beberapa bulan ke depan.

Salah satunya adalah durian maman. Varietas lokal asli Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Sebenarnya durian itu mulai berbuah November lalu. ”Tetapi, hasilnya belum banyak,” ujar petani dan pemilik pohon durian Suratin.

Sebab, masa panennya terbagi dalam dua tahap. Bunga pertama jatuh pada November hingga Februari. Lantas dilanjutkan dengan bunga kedua antara Maret hingga Juni.

Dia menjelaskan, hal itu terjadi karena antara bunga pertama dan kedua terdapat jeda perkembangan yang berbeda. Saat bunga yang muncul sudah menjadi buah, baru bunga kedua muncul.

Biasanya, cuaca yang ekstrem membuat bunga rontok. Akibatnya, masa panen berkurang. Namun, durian maman memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Sehingga tetap mampu berbuah dalam waktu yang panjang.

Sementara itu, nama durian maman disematkan karena kualitas rasanya yang dianggap luar biasa. ”Maman itu singkatan dari manis dan mantap,” ujarnya.

Selain manisnya yang khas, daging buah varietas itu begitu legit. Ada rasa gurih yang memberikan kejutan bagi penikmatnya. Ditambah dengan rasa pahit di akhir.

Teksturnya juga lembut dan creamy. Ada kulit ari yang membungkus daging buah. Karena itu, saat dimakan, langsung lumer di mulut.

Bisa Jadi Sajian saat Lebaran Mendatang

Durian maman merupakan salah satu varietas dengan masa panen panjang. Di musim kali ini, diprediksi masa produksi buahnya bisa tujuh bulan sejak November tahun lalu.

Karena itu pula, durian maman bisa jadi sajian saat Lebaran tahun ini. ”Bahkan, mungkin masih bisa dinikmati setelah selesai Lebaran,” kata Suratin.

Hanya, jumlahnya terbatas. Sebab, durian itu hanya diproduksi satu pohon. Hasil panen tahun ini tergolong sedikit. Hanya kisaran seratus buah.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c11/ris



Close Ads