alexametrics

Cicipi Manisnya Nian Gao Versi Unik, Kue Keranjang Berbentuk Ikan Koi

25 Januari 2020, 11:15:54 WIB

JawaPos.com – Pernah mencicipi manisnya kue keranjang? Kue dengan tekstur lengket dan rasa manis itu biasanya populer setahun sekali saat perayaan Imlek. Dalam bahasa Tionghoa disebut juga dengan Nian Gao atau Niangao.

Dalam laman China Highlights, Nian Gao adalah kue beras manis yang menjadi hidangan penutup selama Tahun Baru Imlek. Awalnya digunakan sebagai persembahan dalam upacara ritual sebelum secara bertahap menjadi makanan Festival Musim Semi.

Nian Gao melambangkan keberuntungan yang lebih tinggi, posisi yang lebih tinggi, dan doa tahun yang lebih baik. Makan Nian Gao dianggap sebagai keberuntungan.

Cara membuatnya, Nian Gao diolah dari tepung beras ketan, tepung gandum, garam, air, dan gula. Lezat ketika dikukus, digoreng, atau bahkan dimakan dingin.

Hidangan khas Imlek ini adalah kue keranjang. Kue ini seperti dodol yang biasanya juga menjadi sajian yang akan dibagikan kepada saudara-saudara dan tetangga setiap kali merayakan Imlek.

Umumnya, kue keranjang disusun bertingkat, karenanya dinamakan keranjang. Namun di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, kue Nian Gao dibuat unik mirip seperti ikan koi.

Warnanya merah putih mirip seperti ikan koi yang berharga mahal dan jadi simbol keberuntungan. Nian Gao kue beras adalah makanan penutup wajib Tahun Baru Imlek. Makanan manis berbentuk koi yang menarik merupakan harapan agar tahun yang akan datang menjadi lebih baik.

Nian Gao juga menjadi bagian menu dari tradisi minum teh atau Afternoon Tea yang menjadi jamuan dari budaya Canton dan Szechuan sebagai perwujudan perjalanan kuliner. Selain Nian Gao, ada juga menu lainnya seperti pancake bebek peking, Nian Gao goreng, dan kueku isian lotus.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads