alexametrics

Chicken Rosemary, Sajian Creamy Kaya Aroma

24 Januari 2021, 18:18:52 WIB

Bosan dengan olahan ayam yang hanya digoreng atau dibakar? Yuk, coba chicken rosemary. Rasa creamy dan paduan rempah aromatik membuat sajian terasa kaya, tetapi tetap ringan di lidah.

CHICKEN rosemary adalah menu yang pas buat penggemar eksperimen masak yang ingin tetap hemat bahan. Sebab, sajian itu menggunakan daging bagian paha. Executive chef JW Marriott Andri Aryono menjelaskan bahwa paha ayam dipilih lantaran juicy dan kaya rasa. Olahan tersebut memiliki paduan tekstur dan aroma yang unik.

”Teksturnya komplet. Ada pir yang crunchy, lalu ditambah keju jenis feta dan camembert yang soft,” paparnya. Dalam hidangan, rasa manis pir juga didukung dengan bawang merah yang ditumis hingga caramelized. Andri menuturkan, jika ingin rasa dan aroma yang lebih ringan, bawang merah bisa diganti dengan bawang bombai.

Poin utama dalam menu tersebut tentu rosemary. Chef lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung itu mengungkapkan bahwa herba berdaun jarum tersebut memiliki aroma yang kuat, baik dalam kondisi kering maupun segar.Umumnya, rosemary digunakan untuk olahan kambing dan ayam.

Dalam kreasinya, Andri memanggang chicken rosemary dengan alas mirepoix. Yakni, serutan wortel, seledri, dan bawang bombai. Trio bahan itu biasanya digunakan untuk pembuatan kaldu. ”Pemakaiannya lebih untuk menambah rasa selama dipanggang. Sebelum disajikan, kita angkat,” ujarnya. Bagi Andri, mirepoix bersifat opsional.

Chicken rosemary pas disajikan untuk menu makanan berat. Sebab, untuk sumber karbohidratnya, Andri memilih Duchess potato. Pembuatannya sekilas mirip mashed potato. Ada tambahan telur, pala, dan keju parmesan untuk memperkaya rasa. Pembedanya terletah di tahap terakhir.

Baca Juga: Kepincut Bunga Bank Lebih Besar, Rp 3 Miliar Justru Hilang

”Duchess potato dicetak dengan sepuit, lalu dipanggang. Teksturnya lebih padat, tapi tetap lembut,” jelasnya. Namun, Andri menilai padu padan chicken rosemary tidak terbatas. Ia bisa disajikan dengan kentang goreng maupun mashed potato. Untuk sausnya, bisa gunakan gravy maupun demi-glace.

CHICKEN ROSEMARY

BAHAN

Paha ayam | 2 potong

Beef bacon | 2 lembar*

Pir, potong dadu | 1 buah

Bubuk kayu manis | 1 sdt

Jahe, potong kasar | 1 ruas jari

Rosemary | 2 batang

White wine | 2 sdm*

Bawang merah cincang | 3 siung

Butter | 3 sdm

Keju camembert bulat | 1 buah

Keju feta | 1 buah

Garam | secukupnya

Lada | secukupnya

Note: *Opsional

CARA MEMBUAT

– Panaskan oven hingga mencapai suhu 180 derajat Celsius.

– Sementara itu, panaskan butter. Masukkan bawang merah, pir, dan bubuk kayu manis. Tumis hingga bawang merah caramelized.

– Tambahkan white wine* dan rosemary. Aduk rata, matikan api.

– Pipihkan paha ayam, lalu letakkan beef bacon* dan tumisan yang telah disiapkan. Tambahkan keju camembert dan feta serta rosemary.

– Bumbui dengan garam dan lada secukupnya.

– Ikat daging menggunakan benang hingga rapi dan rapat.

– Panggang dalam oven selama 20 menit. Setelah matang, diamkan sejenak.

– Sajikan chicken rosemary dengan saus demi-glace dan duchess potato.

TIP

– Pir yang sudah dipotong bisa direndam dalam air agar tidak berubah kecokelatan.

– Keju camembert bisa diganti dengan keju mozzarella

– Lama waktu memanggang 20–45 menit, bergantung besar gulungan ayam.

– Jika menggunakan rosemary kering, takaran bisa dikurangi karena aromanya lebih kuat.

PELENGKAP, DUCHESS POTATO

BAHAN

Kentang | 4 buah

Telur | 2 butir

Butter | 150 g

Keju parmesan | 80 g

Pala | 15 g

Garam | secukupnya

Lada | secukupnya

CARA MEMBUAT

– Panaskan oven hingga mencapai 160 derajat Celsius.

– Rebus kentang dengan sedikit garam. Setelah matang, biarkan dingin.

– Kupas kentang, lalu haluskan dengan potato masher.

– Tambahkan butter dan aduk rata.

– Masukkan telur dan pala bubuk, aduk perlahan hingga merata dan teksturnya halus.

– Letakkan adonan kentang dalam piping bag, cetak di loyang yang telah dialasi baking tray.

– Panggang dalam oven selama 20 menit atau hingga berwarna emas kecokelatan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : fam/c14/tia




Close Ads