alexametrics

Manis dan Gurih Nasi Gandul Pati

21 Maret 2021, 15:15:49 WIB

Daerah bagian tengah Pulau Jawa atau Jawa Tengah selalu punya makanan khas yang bercita rasa manis. Nasi gandul khas Pati salah satunya. Tidak hanya cita rasanya, cara penyajiannya pun sangat khas dengan alas daun pisang dan suru sebagai sendok.

NASI gandul. Begitu orang-orang daerah Pati menyebutnya. Makanan yang biasa hadir pada jam makan siang hingga malam itu disebut gandul karena biasa dijual dengan cara dipikul dengan bakul besar dari anyaman bambu. ”Jadi, pas dipikul itu nasinya gondal-gandul. Makanya disebut nasi gandul,” jelas Chef de Parties Deka Hotel Taufik Amirudin saat ditemui Rabu (17/3).

Yang menarik, nasi dengan siraman kuah olahan rempah, tulang sapi, dan santan itu punya banyak isian lauk. Mulai berbagai macam bagian daging sapi hingga lauk pendamping berupa tempe dan perkedel. Lauk-lauk itu pun tidak hanya disajikan biasa. Tapi, harus dibacem dahulu.

Empal daging sapi dan telur matang harus dibacem terlebih dahulu sebelum disajikan bersama nasi dan guyuran kuah. Hal itulah yang membuat nasi gandul semakin khas. Tempe yang disajikan juga berbeda dari tempe-tempe kebanyakan. ”Tempe khas Pati ini renyah. Beda sama tempe kebanyakan yang kalau sudah dibiarkan lama pasti lembek. Ini enggak. Jadi pas dimakan, tetap renyah,” katanya.

Tidak hanya itu, cara penyajiannya pun, kata Taufik, cukup unik. Sebab, piring harus dilapisi dengan daun pisang terlebih dahulu. ”Makannya pun enggak pakai sendok. Tapi, pakai suru. Itu juga dari daun pisang yang dipotong kecil dan dilipat jadi dua,” jelasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ama/c6/tia




Close Ads