alexametrics

Budi Daya Durian Saman Magetan: Jarak Antarpohon Boleh Berjauhan

21 Maret 2020, 12:48:28 WIB

Ada cukup banyak metode budi daya durian. Misalnya, yang dilakukan warga Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol. Mereka mempunyai cara tersendiri dalam mengembangkan varietas unggulan mereka, yakni durian saman.

KUALITAS durian saman tak usah diragukan. Beragam keunggulan dimiliki varietas asal Magetan itu. Dari segi rasa dan ketebalan daging, durian tersebut digemari berbagai pencinta durian. Mulai yang masih ”amatir” hingga yang sudah expert.

Durian saman juga memiliki daya simpan di atas rata-rata. Durian itu bisa bertahan sampai seminggu. Tak salah jika durian saman menjadi salah satu komoditas unggulan.

Hal itu pula yang membuat warga di desa asal durian saman, Plangkrongan, begitu bersemangat mengembangkan varietas tersebut. Salah satu yang cukup getol adalah Jaenudin.

Bertempat di halaman rumahnya, puluhan bibit pohon durian saman berderet rapi. Ketinggiannya bervariasi. Ada yang setinggi lutut, paha, hingga dada orang dewasa. Bibit-bibit itu sudah siap tanam. ”Saat ini kami menggunakan teknik sambung pucuk dan mini-grafting,” papar Jaenudin.

Bibit tanaman itu tidak sembarangan dijual. Hanya ada di Plangkrongan dan beberapa wilayah sekitar. Tujuannya, durian saman tetap sebagai identitas dari desa tersebut.

Salah satu yang membedakan budi daya durian saman di Plangkrongan dengan lainnya adalah jarak penanaman antarpohon.

Umumnya, jarak antarpohon cukup rapat. Namun, tidak dengan durian saman. Antarpohon bisa berjauhan. Sebab, pohon durian saman tergolong unik. Pohon durian saman bisa melakukan penyerbukan sendiri.

Hal itu pernah diteliti tim Universitas Brawijaya (UB). Dalam radius 1 kilometer di area pohon, tidak ada pohon durian lain. Ternyata, pohon durian saman tetap bisa berbuah bagus. Artinya, tanpa bantuan pohon lain, perkawinan bunga bisa terjadi alami.

Karena itu, durian saman bisa ditanam di sembarang tempat tanpa perlu khawatir soal penyerbukan. ”Ditanam berjauhan pun tetap saja buahnya muncul,” katanya.

Selain itu, warga membuat kreasi pupuk organik khusus untuk durian. Pupuk tersebut merupakan hasil produksi para anggota Karang Taruna Desa Plangkrongan. Bahannya berupa campuran kompos dan pupuk kandang.

Khasiat pupuk itu sudah terbukti. Mampu membantu pertumbuhan tanaman durian. Saat ini pupuk tersebut baru bisa memenuhi kebutuhan desa.

2–3 Tahun Lagi Bakal Membeludak

Saat ini hampir setiap keluarga di Desa Plangkrongan menanam durian saman. Mayoritas baru menanam pohon durian saman 4–5 tahun yang lalu. Karena itu, masih banyak yang belum berbuah.

Jaenudin memperkirakan, dalam 2–3 tahun lagi, pohon durian saman bisa berbuah. Dengan demikian, para penggemar yang ingin mencari durian saman bakal lebih gampang.

Saat ini mendapatkan durian saman cukup sulit. Pohon induk tidak sampai seratus biji. Belum lagi, jumlah buah per pohon juga sedikit. Hanya ada 20–30 butir.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : c12/ris



Close Ads