alexametrics

Festival Durian Kakap Pasuruan, Lomba Ancak hingga 400 Durian Gratis

16 Maret 2020, 15:48:44 WIB

Geliat Kabupaten Pasuruan untuk mempromosikan potensi durian lokalnya begitu kuat. Sejumlah event yang bertema si raja buah ada di sana. Salah satunya, Festival Durian Kakap yang baru saja berakhir.

DERETAN ancak yang berisi aneka durian tertata rapi di tempat khusus yang disediakan di arena Festival Durian Kakap 2020 di Taman Dayu, Pandaan. Total ada 400 durian dengan beragam jenis.

Ancak-ancak itu adalah hasil karya ”delegasi” delapan kecamatan penghasil durian di Kabupaten Pasuruan yang dilombakan. Ratusan pengunjung yang datang mengerubunginya. Tak hanya ingin melihat-lihat, para pengunjung juga memasang kuda-kuda untuk berebut durian.

Ya, durian-durian itu memang sengaja digratiskan. Begitu sesi rebutan dibuka, ratusan durian itupun ludes dalam waktu kurang dari lima menit.

Itu adalah salah satu sesi yang tersaji dalam festival durian tahunan yang diinisiatori Pemkab Pasuruan. Agenda tersebut berlangsung sejak 14 Februari dan berakhir kemarin (15/3).

Festival itu memang dikhususkan untuk mengenalkan aneka durian lokal. Karena itu, diberi nama kakap. ”Singkatan dari Khas Kabupaten Pasuruan,” kata Ketua Panitia Festival Durian Kakap 2020 Suharto.

Durian-durian yang tersaji di event itu berasal dari perkebunan di delapan kecamatan. Yakni Tutur, Purwodadi, Purwosari, Sukorejo, Prigen. Serta, Kecamatan Lumbang, Pasrepan, dan Puspo.

Seluruh penggiat durian di delapan kecamatan itu berlomba-lomba mengeluarkan durian terbaiknya untuk mengikuti event rutin tersebut. Ada durian si kasmin, si karim, bajol, denok, dan jenis durian lainnya.

Ada cukup banyak sajian yang bisa dinikmati di festival itu. Mulai inovasi para pelaku UKM dalam memproduksi makanan olahan durian hingga lelang durian.

Sesi lelang juga berlangsung meriah. Sebab, Bupati HM. Irsyad Yusuf yang hadir dalam festival itu sempat memborong durian terbaik. Setelah itu, dibagikan gratis kepada pengunjung.

Irsyad Yusuf menyatakan, festival tersebut menjadi ajang mempromosikan durian-durian lokal para petani. ”Selain itu, untuk memberikan akses pemasaran yang lebih luas,” kata Irsyad.

Event tersebut sengaja digelar pada masa puncak panen. Sebab, pada masa seperti itu, hasil panen para petani sangat melimpah. Bahkan, hasil panennya overload. ”Sehingga dalam kegiatan ini, para petani bisa tetap menjual hasil buminya kepada pengunjung,” ujarnya.

Juga Promosikan Aneka Hortikultura

Meski bertajuk festival durian, event tahunan ini tak hanya mengenalkan ragam durian lokal dari Kabupaten Pasuruan. Di sana, juga dikenalkan aneka produk hortikultura yang menjadi andalan Kabupaten Pasuruan.

Para pengunjung bisa menemui aneka hasil bumi seperti kopi, mangga gadung, apel, srikaya, salak, duku, stroberi, serta ragam jenis bunga seperti krisan dan sedap malam.

Ajang Festival Durian Kakap 2020 juga menjadi wahana untuk mendorong edukasi wisata durian. ”Para petani diharapkan terus memacu kualitas produk mereka agar bisa bersaing dengan daerah lain,” kata Ketua Panitia Festival Durian Kakap 2020 Suharto.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : c12/ris



Close Ads