alexametrics

Dua Tahun Vakum, Eksotika Bromo Dimulai Lagi

12 Juni 2022, 12:08:39 WIB

JawaPos.com – Suhu belasan derajat Celsius, bahkan sempat diwarnai gerimis, tidak mengurangi antusiasme penonton Eksotika Bromo 2022. Pada hari pertama pelaksanaan kemarin (11/6), penonton dari beragam daerah di Jawa Timur tumplek bleg. Mereka memadati area Lautan Pasir Kasiah. Momen itu begitu dinanti. Maklum, selama dua tahun pergelaran Eksotika Bromo absen.

Kembalinya acara tersebut terasa spesial. ’’Acara ini bertepatan dengan sasi (bulan) Kasada di penanggalan Tengger dan bulan lahir Pancasila,” ungkap Karyadi, wakil sesepuh masyarakat adat Tengger dan pembina Komunitas Seni Jatiswara. Dia berharap acara itu bisa menumbuhkan semangat kerja keras dan ekonomi.

Terutama di sektor pariwisata berbasis kebudayaan. ’’Acara ini diadakan berdasar prinsip gotong royong antara komunitas dan masyarakat adat Tengger,” tegasnya.

Direktur Event Daerah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Reza Fahlevi juga memberikan apresiasi untuk seluruh komunitas yang terlibat di Eksotika Bromo 2022. Dia menyatakan, event tersebut masuk salah satu acara budaya unggulan di Jawa Timur. Reza menilai, keberadaan acara seni budaya tahunan itu memberi nilai plus untuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

DAYA MAGIS: Salah seorang anggota dongkrek Madiun dalam sesi geladi resik. Rangkaian festival berlanjut hari ini. (PUGUH SUJATMIKO/JAWA POS)

’’Yang digagas di acara ini adalah inisiasi yang tepat untuk promosi pariwisata kreatif. Selain lokasi yang indah, ada event. Semoga lancar, sukses, dan bisa membangkitkan optimisme yang berujung pada perbaikan perekonomian di Jawa Timur,” lanjutnya.

Eksotika Bromo 2022 merupakan hajatan seni budaya tradisional besar pertama pascapandemi. Komunitas seni dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tampil di hari pertama merasakan haru. Suyitno, ketua dan pendiri Lancenk Kramat Pamekasan, mengatakan bahwa acara itu adalah momen ’’keluar kandang” pertama buat grup kesenian tersebut.

“Anak-anak senang. Alhamdulillah, setahun ini, di Pamekasan, tanggapan juga mulai rame lagi. Tapi, ini yang pertama di luar Madura,” paparnya.

Hal serupa diungkap Bambang Supriadi. Ketua Reog Sardulo Djaja Malang itu menyatakan, sebelum pandemi, grup keseniannya telah menjadi langganan pengisi acara. Di kesempatan itu, Bambang membawa nyaris 50 personel. ’’Ada anak barunya juga. Senang semua, pokoknya. Saya dorong mereka untuk ikut acara, biar bangga,” lanjutnya.

Rangkaian Eksotika Bromo 2022 bakal dilanjutkan hari ini (12/6). Beberapa komunitas seni dari luar Jawa dikabarkan akan mengisi acara. Di antaranya, ada komunitas Sanggar Mamuju dari Sulawesi Barat dan seremoni mangalongan pamindara dari Kalimantan Barat.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : fam/c17/oni

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads