alexametrics

Wisatawan Asing di Indonesia Didominasi Turis Malaysia dan Singapura

11 Desember 2019, 12:46:57 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebut negara tetangga yakni Singapura dan Malaysia sangat tertarik dengan pariwisata tanah air. Sebab, dari total jumlah wisatawan asing yang bertandang ke Indonesia, paling banyak berasal dari kedua negara tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Ir. Rizki Handayani mengungkapkan, hingga Oktober 2019 sebanyak 241.100 atau 17,80 persen dari total wisatawan asing berasal dari Malaysia. Sementara sebanyak 145.200 atau 10,72 persen dari total wisatawan asing berasal dari Singapura.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama periode Januari hingga Oktober 2019 mencapai 13,62 juta atau naik 2,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta hingga akhir 2019. Pemerintah berharap melalui kegiatan promosi pariwisata Indonesia di luar negeri, termasuk di dalamnya kerja sama strategis dapat membantu pencapaian target tersebut,” ujarnya seperti dikutip Rabu (11/12).

Kemenpar menggandeng perusahaan teknologi, penyedia layanan perjalanan, gaya hidup, dan jasa keuangan berbasis digital Traveloka sebagai kerja sama strategis dan multiproduk. Tujuannya, untuk menarik wisatawan asing ke Indonesia melalui program Amazing Deals to Indonesia. Program ini akan berfokus pada pasar wisatawan Malaysia dan Singapura dengan target mengundang para wisatawan kedua negara tersebut untuk dapat menikmati liburan Natal dan Tahun Baru di Indonesia.

Menurut Senior Vice President Global Partnership & Insurance Traveloka Group mengatakan Yady Guitana, para wisatawan Malaysia dan Singapura mulai bulan Desember ini akan berkunjung ke Indonesia dalam merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Pihaknya akan memberikan harga khusus untuk tujuan superprioritas seperti Medan, Jogjakarta, Lombok, dan Labuan Bajo sepanjang Desember 2019.

“Yang menjadi fokus kerja sama dengan Kemenpar dan Ekonomi Kreatif dengan melakukan co-creation dan collaboration untuk mempromosikan potensi wisata Indonesia ke luar negeri, salah satunya melalui promo Amazing Deals to Indonesia ini,” sebut Yady.

Sementara itu, Rizki Handayani menambahkan, alasan Kemenpar menggandeng Traveloka karena merupakan perusahaan unicorn kebanggaan Indonesia memiliki jaringan yang kuat di Asia Tenggara serta keahlian yang mumpuni dalam bidang teknologi.

”Kerja sama dengan Traveloka selain untuk mendorong jumlah wisatawan, juga sejalan dengan fokus Kementerian untuk mendigitalisasi kegiatan promosi pariwisata Indonesia,” tutup Rizki Handayani.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Romys Binekasri


Close Ads