alexametrics

Nusa Penida Terpilih Menjadi Lokasi Kompetisi Lompat Tebing Dunia

6 Februari 2020, 23:18:39 WIB

JawaPos.com – Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, dikenal memiliki pemandangan yang indah dengan tebing unik. Bahkan pantai di sana disebut-sebut termasuk pantai terindah di dunia. Karena keindahannya itu, Nusa Penida dipilih menjadi salah satu tempat berlangsungnya kompetisi lompat tebing tingkat dunia yang akan berlangsung pada 16 Mei mendatang.

Indonesia untuk pertama kalinya dipilih menjadi lokasi kompetisi lompat tebing dunia yang dipromotori oleh Red Bull Cliff Diving. Kompetisi tersebut akan diikuti oleh atlet-atlet dari 18 negara. Kompetisi lompat tebing ini dilakukan dengan cara melompat, berputar dan bersalto tanpa menggunakan pelindung dari ketinggian 27 meter.

Olahraga ini merupakan kompetisi tahunan. Dan kompetisi di Nusa Penida nanti merupakan gelaran yang keduabelas. Kompetisi Red Bull Cliff Diving digelar pertama kalinya pada 2009 silam.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan rasa bangganya Nusa Penida dipilih menjadi salah satu tempat dilangsungkannya kompetisi lompat tebing dunia. Kepercayaan itu seolah mengukuhkan keindahan Nusa Penida yang berada di wilayahnya.

“Kami bangga Nusa Penida kini mulai dikenal dunia dengan kondisi alam yang cocok untuk dijadikan arena kompetisi lompat tebing tingkat internasional,” ujarnya, Kamis (6/2).

Suwirta lebih lanjut mengatakan, keindahan Nusa Penida tidak kalah dengan pantai-pantai yang ada di seluruh dunia. “Karena memang Nusa Penida memiliki pantai dengan tebing yang unik dan pemandangannya yang tidak kalah indah dibandingkan dengan pantai-pantai dunia,” lanjutnya.

Dengan adanya kompetisi tingkat internasional yang digelar di Nusa Penida, dia pun berharap keindahannya akan dapat terekspose ke seluruh penjuru dunia. Sehingga hal itu dapat menarik perhatian wisatawan mancanegara untuk datang ke sana.

Sementara itu, Direktur Olahraga Red Bull Cliff Diving World, Greg Louganis mengatakan, lomba lompat tebing dunia yang digelar pihaknya berusaha digelar di lokasi-lokasi indah di dunia yang melingkupi area laut, sungat atau danau di Eropa, Amerika, Asia dan Australia. Sehingga lokasi yang dipilih nantinya diharapkan dapat menjadi icon yang mencuri perhatian dunia.

“Total ada delapan kali kompetisi di seluruh dunia untuk seri dunia ini. Kompetisi ini juga menampilkan peloncat elit serta bakat-bakat muda,” katanya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Abdul Rahman


Close Ads