alexametrics
Jawa Pos Belah Durian edisi 1

Durian Merica dari Trawas, Si Mungil dengan Rasa Manis nan Menggigit

6 Januari 2020, 09:00:52 WIB

Bobotnya terbilang ringan. Maksimal cuma 1,5 kilogram. Ukuran tiap butir buahnya juga kecil, rata-rata hanya dua ruas jari. Namun, soal kualitas dan rasa, durian merica tak bisa diremehkan.

GALIH ADI PRASETYO, Jawa Pos

Kawasan lereng di kaki Gunung Penanggungan, Welirang, dan Arjuno menyimpan hasil bumi yang begitu luar biasa, tak terkecuali berbagai jenis buahnya. Salah satunya adalah aneka durian yang menjadi primadona di kawasan Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Di antara sekian banyak jenis durian di sana, durian merica menjadi ”juara”. Salah satu tempat yang bisa menjadi jujukan untuk memperoleh durian merica adalah Dusun Duyung, Desa Duyung. Kawasan tersebut sudah lama dikenal sebagai Kampung Durian.

Ada beragam varietas durian di sana. Mulai durian mentega, bokor, hingga lay. Namun, primadonanya adalah durian merica. Jenis itu yang paling banyak diburu. ”Orang-orang memang suka yang itu (durian merica, Red), katanya punel dan meduk,” ujar Aminah, salah seorang petani di Dusun Duyung.

Sejak dia berjualan 35 tahun silam, jumlah peminat durian itu makin bertambah. Saat panen raya antara Januari hingga Februari, minimal 200 butir habis dalam sehari.Sampai-sampai, tak jarang pembeli harus pesan dulu agar tidak kehabisan. Ada yang pesan dalam jumlah besar untuk oleh-oleh.

Tidak mengherankan jika durian merica begitu diburu. Aroma yang harum dan manis langsung menyeruak saat pucuk buah mulai merekah. Mata dibuat jatuh cinta dengan warna kuning pucat nan cerah. Durian merica tampak begitu legit dan merangsang lidah untuk cepat basah.

Dagingnya tidak begitu tebal. Teksturnya tidak terlalu basah. Ada serat tipis yang menyelimuti dagingnya sehingga saat dipegang tidak lembek.

Namun, saat dimakan, daging buah langsung lumer tanpa dikunyah. Lembut. Mirip dengan tekstur es krim.

Rasa manis durian merica juga sangat mendominasi di ujung lidah. Namun, setelah itu, lidah penikmat akan dikejutkan dengan rasa pahit. Ada sensasi getir yang tipis. Seolah-olah rasa itu menjadi obat bagi lidah yang jenuh dengan rasa manis yang tajam. Tidak bikin enek.

Karena itu pula, banyak yang menyebut bahwa varietas tersebut cocok bagi pencinta durian yang tidak suka rasa manis yang kuat. Juga, mereka yang belajar berdamai dengan aroma durian. Baunya lembut, tidak menusuk hidung seperti varietas montong dan lainnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : c12/ris


Close Ads