alexametrics

Telur sebagai Pengikat agar Tekstur Bread Butter Pudding Lebih Padat

5 Juni 2022, 17:48:20 WIB

Buat pemula, bread butter pudding merupakan resep hidangan penutup yang bersahabat. Bahan dan langkah pembuatannya relatif mudah. Namun, ada beberapa ’’jurus’’ yang harus dipahami untuk mendapatkan bread pudding yang lembut, lezat, dan kaya rasa.

Puding roti alias bread pudding memiliki tiga komponen utama. Yakni, roti, bahan cair, dan telur. Karena sederhana, pemilihan bahan wajib diperhatikan. Rachmah Setyawati memaparkan, untuk hasil yang lembut, dirinya memilih roti manis sebagai bahan dasar. ’’Sebenarnya pakai roti tawar atau semi-baguette yang agak keras juga bisa. Tapi, paling enak pakai roti manis,’’ ujarnya.

Owner Kedai Rachmah itu juga menggunakan butter dalam olahan puding rotinya. Dia menilai tambahan tersebut membuat puding lebih kaya rasa dan creamy. ’’Di resep saya, butter justru jadi bahan utama yang nggak boleh ketinggalan,’’ paparnya. Jadilah bread butter pudding.

Rachmah juga mengutak-atik komposisi bahan cair untuk resepnya. Umumnya, bread butter pudding dibuat dengan satu jenis cairan. Yakni, susu atau santan. Untuk menonjolkan rasa, dia menggunakan campuran susu dan krim kental. Rachmah menjelaskan, krim kental yang digunakan memang khusus untuk baking. Bukan whipped cream. ’’Kalau whipped cream, bahan dasarnya non-dairy. Biasanya pakai santan. Jadi, hasil jadinya cenderung ke manis saja,’’ terangnya.

Yang tak kalah penting adalah proporsi telur dalam bread butter pudding. Telur berfungsi sebagai pengikat agar tekstur puding padat. Entrepreneur yang tinggal di kawasan Gunung Anyar, Surabaya, itu menuturkan, idealnya, komposisi telur dan bahan cair adalah 1 berbanding 100. Artinya, satu butir telur (ukuran sedang) berbanding 100 ml cairan.

Dalam resepnya, dia menggunakan 3 butir telur dan 3 kuning telur. Meski demikian, menurut Rachmah, menggunakan telur utuh saja tidak masalah. ’’Karena takarannya pas dan bahannya premium, puding tidak perlu tambahan vanila,’’ tuturnya. Dia menilai, pilihan topping bergantung selera. ’’Tapi, yang jadi favorit biasanya jeruk kalengan dan ceri,’’ imbuhnya. Bread butter pudding bisa disajikan dingin maupun hangat.

RESEP

BREAD BUTTER PUDDING

BAHAN-BAHAN:

Roti manis, potong-potong: 1 buah

Butter, lelehkan: 50 gram

Kuning telur: 3 butir

Telur: 3 butir

Gula: 65 gram

Garam: 1 gram

Krim kental: 100 ml

Susu UHT: 500 ml

Keju, parut: 40 gram

TOPPING:

– Keju, parut

– Ceri merah

– Jeruk kalengan, tiriskan

– Madu

CARA MEMBUAT:

– Oles roti dengan butter.

– Pada wadah terpisah, campur telur, gula, dan garam. Aduk rata. Tambahkan krim kental dan susu. Sisihkan.

– Siapkan pinggan tahan panas. Olesi dengan butter tipis saja.

– Tata roti yang sudah dioles butter dalam pinggan. Taburi dengan keju secukupnya. Lalu, tutup kembali dengan roti. Ulangi hingga habis.

– Tuang campuran susu dan telur secara merata sambil disaring.

– Tata topping keju dan buah-buahan.

– Siapkan loyang lebar, tambahkan air hingga mencapai 1/3 tinggi loyang. Kemudian, masukkan pinggan.

– Panggang dalam oven dengan suhu 250 derajat Celsius selama 50–60 menit.

– Setelah matang, biarkan dalam suhu ruang. Simpan dalam kulkas.

– Sebelum disajikan, oles bagian atas bread butter pudding dengan madu.

NOTE:

– Jika ingin membuat versi asin, takaran gula dikurangi dan garam ditambah. Isiannya bisa berupa tumisan ayam atau smoked beef.

– Untuk penyajian panas, bread pudding sebaiknya dicetak di pinggan atau wadah ukuran kecil. Sebab, jika dipotong dalam kondisi panas, puding cenderung rapuh.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : fam/c18/nor

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads