alexametrics

Lokasi Liburan Keren ala Warga +62 saat Pandemi Covid-19

2 November 2020, 21:31:28 WIB

JawaPos.com–Pandemi Covid-19 selama sekitar delapan bulan terakhir mengubah pandangan destinasi liburan keren bagi sebagian orang di Indonesia. Sebelum pandemi, orang menyebut berlibur jika mengunjungi destinasi wisata di luar negeri. Tapi sekarang, lokasi liburan menyasar kawasan dalam negeri dan relatif dekat dengan rumah mereka.

”Sebelum pandemi Covid-19, orang berpikir kalau liburan ke luar negeri. Sekarang, sudah bisa masuk hutan, bisa pindah kota sudah keren. Orang mulai mensyukuri segala sesuatu yang ada di sekitar mereka termasuk destinasi wisata lokal mereka,” ujar Co-Founder & CMO tiket.com Gaery Undarsa seperti dilansir dari Antara, Senin (2/11).

Kawasan Bogor, Jawa Barat, termasuk Sentul sebagai pilihan lokasi liburan bersama keluarga. Dia tinggal mencari tempat yang menarik di sana sembari menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Menurut Gaery, tak hanya dia, orang-orang juga cenderung memilih lokasi yang bisa dicapai melalui perjalanan darat. ”Inilah alasan kawasan wisata di Daerah Istimewa Jogjakarta terutama pada masa liburan panjang pekan lalu banyak dilirik,” ujar Gaery.

Menurut dia, hotel-hotel di sana selama pekan lalu penuh. Padahal wilayah yang terkenal dengan hidangan gudeknya itu selama dua bulan lalu bagai ditinggal peminat.

Di sisi lain, bagi warga yang tinggal di Jabodetabek, pilihan destinasi berlibur yang dekat rumah dan bisa terjangkau perjalanan darat juga menjadi pilihan. Sandra Firnawati, warga Depok, Jawa Barat misalnya, pada Senin (26/10), memilih kawasan tebing di Ciampea, Bogor, Jawa Barat. Dia bersama dua anaknya menempuh perjalanan sekitar 24 km menggunakan motor untuk sampai lokasi. Selain karena bisa terjangkau menggunakan kendaraan pribadi, kawasan tebing Ciampea relatif sepi.

”Tebing yang biasa dipakai lokasi latihan panjat terdekat dari rumah yang saya tahu hanya tebing di Klapanunggal (jarak tempuh lebih dari 24 km) dan tebing di Ciampea,” kata Sandra.

”Di sana sepi, hanya kami saja. Berhubung musim hujan dan Covid-19 juga. Biasanya kalau lagi ke tebing enggak janjian tapi ketemu sama anak dari komunitas lain yang lagi latihan panjat juga. Tapi kemarin sih enggak, hanya saya dan empat orang,” kata Sandra, ibu tiga orang anak itu.

Melihat potensi ini, lanjut Gaery, pihaknya melalui kampanye Liburan Dekat Rumah (LDR) memberikan rekomendasi pariwisata lokal. Di wilayah Bogor misalnya, mereka merekomendasikan Curug Cikuluwung, Pamijahan, yang disebut mirip Grand Canyon. Lokasi itu menawarkan air terjun jernih berwarna turquoise dengan tebing bebatuan, memungkinkan pengunjung melakukan aktivitas air seperti berenang dengan bebas.

Gaery memprediksi, selain dekat rumah, lokasi cenderung privat juga akan menjadi primadona pada masa liburan mendatang, salah satunya yang menawarkan fasilitas glamping (glamorous camping).

”Untuk beberapa destinasi yang (diprediksi) akan pelan recover, yang harus pakai pesawat dan jauh (dari rumah), yang recover duluan itu yang bisa yang bisa diakses pakai mobil, jalan darat. Akomodasi alternatif seperti glamping misalnya, menarik, ada unsur privat. Akomodasi ini jadi menarik, ke depannya bisa menjadi potensi bagus,” terang Gaery.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads